Yamaha

Ini Tanggapan Kang Dedi Soal Kasus-kasus Bunuh Diri

  Sabtu, 29 Juli 2017   Arditya Pramono
Ilustrasi (Pixabay)
PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Akhir-akhir ini aksi bunuh diri sering terjadi. Tak hanya berita mengejutkan yang datang dari vokalis band papan atas luar negeri, Linkin Park, Chester Bennington yang melakukan aksi bunuh diri dengan guntung diri pada 20 Juli lalu, tepatnya pada Senin 24 Juli 2017, dua orang wanita yang merupakan adik kakak tewas seketika ketika meloncat dari ketinggian di Apartemen Gateway, Jalan Ahmadyani, Kota Bandung. 
 
Tak habis sampai di situ, seorang pria bernama Oki melakukan percobaan bunuh diri dengan meloncat dari jembatan Pasupati Kota Bandung, Kamis 27 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa ini diduga dilatarbelakangi persoalan asmara.
 
Melihat maraknya aksi bunuh diri yang dilakukan masyarakat Indonesia, menurut Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, hal itu terjadi akibat adanya pergeseran prilaku ke arah individualistis. 
 
"Makin kesini masyarakat kita cendrung individualistis gak bersifat komunal lagi," jelasnya pada Sabtu (29/07/2017). Bagi Dedi, sifat individalistis tersebut membuat masyarakat jadi tidak saling peduli satu sama lain. 
 
"Kalau individualistis kan enggak mau mikirin orang lain, sudah enggak peduli lagi sama orang lain. Padahal namanya manusia kalau punya masalah kan bisa saling membantu," katanya. 
 
Dedi menambahkan, dengan kencendrungan menjadi masyarakat individualistis, dirinya mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Provinsi Jabar yang mayoritas Suku Sunda untuk lebih bersifat komunal. 
 
"Secara umum orang Indonesia itu komunal, apalagi orang Sunda. Sejak jaman dahulu orang Sunda selalu bersifat komunal. Jadi mari kita kembali mengedepankan sifat komunal," ungkapnya. 
 
(Arditya Pramono) 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar