Yamaha

Ponpes Madinah Darul Barokah Peringati Hari Santri Nasional

  Senin, 23 Oktober 2017   Arditya Pramono
Peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah. (Arditya Pramono/AyoPurwakarta)

PURWAKARTA,AYOPURWAKARTA.COM -- Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada Minggu (22/10/2017). Pondok pesantren yang didirikan dan dipimpin oleh salah seorang anggota Polres Purwakarta, AiptuH. Abah Budiman itu melaksanakan kegiatan di antaranya perlombaan pidato, hapalan Kitab Kuning, dan "ngaliwet." 

"Hari ini seluruh pengurus pesantren termasuk seluruh santri sebanyak 75 orang yang terdiri dari 35 orang santri dan 40 santriwati mengikuti sejumlah kegiatan seperti perlombaan pidato, hapalan Kitab Kuning, dan "ngaliwet" dalam memperingati Hari Santri Nasional," ungkap Abah Budiman di lokasi Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta pada Minggu (22/10/2017).

Pria yang dalam keseharianya berdinas di Polsek Bungursari Resor Purwakarta, menambahkan serangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dalam mengenang peran dan jasa ulama serta santri dalam membela dan mempertahankan NKRI. 

"Tentu kita mengadakan kegiatan ini  sebagai bentuk penghormatan, sekaligus mengenang, meneladani serta melanjutkan peran ulama dan santri dalam membela dan mempertahankan NKRI serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa," tambahnya. 

Budiman mengaku meski sibuk dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang anggota kepolisian, ia mengaku akan berusaha semaksimal mungkin dalam menjalankan perannya sebagai pimpinan Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah yang semua santri maupun santriwatinya terdiri dari anak yatim dan tidak mampu. 

"Hari peringatan ini kan penting ya, buat anak-anak kami khususnya anak-anak santri ini. Jadi walau saya sibuk bertugas tapi tetap saya luangkan waktu sebagai pimpinan Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah untuk datang dan melihat kegiatan anak-anak," ujarnya. 

Dua tahun lalu pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional berdasarkan keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Sejarah menjelaskan pada 22 Oktober 1945 para santri dan ulama pondok pesantren dari berbagai penjuru Indonesia mewajibkan setiap muslim untuk membela Tanah Air dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari serangan penjajah.
 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->