Yamaha NMax

Pembuatan Kue Keranjang Membutuhkan Kesabaran Tingkat Dewa

  Jumat, 09 Februari 2018   Arditya Pramono
Ko Pikong saat mengukus kue keranjang. Proses pengukusan bisa mencapai 13 jam. (Arditya Pramono/ayobandung)

PURWAKARTA,AYOPURWAKARTA.COM -- Seminggu lagi perayaan Tahun Baru Imlek akan berlangsung. Salah satu ciri khas dari perayaan tersebut adalah santapan khas Imlek yaitu kue keranjang atau dodol cina.

Selain bisa dibeli di pasar, kue keranjang juga dapat kita buat sendiri. Resepnya terbilang mudah namun proses pembuatannya butuh kesabaran tingkat dewa. 

Seorang produsen kue keranjang, Ko Pikong (67), mengaku telah mempelajari teknik pembuatan kue tersebut dari ibunya sejak tahun 1971 ketika masih berusia 20 tahun. Warga Gang Aster Kelurahan Nagri Kaler itu membeberkan sejumlah resep dan cara pembuatan kue keranjang. 

"Pertama kita sediakan dulu tepung ketan, gula pasir dan daun pandan. Ketiganya ini bahan baku utama. Cari yang paling berkualitas. Kalau kualitasnya bagus, nanti kue keranjangnya juga nikmat," kata Ko Pikong, Jumat (9/2/2018). 

Ko Pikong sendiri selama ini membeli tepung ketan dengan kualitas terbaik asli buatan Indonesia. Meskipun terbilang mahal dibanding ketan impor, Ko Pikong mengaku kualitas ketan Indonesia adalah yang terbaik. 

Selanjutnya tepung ketan tersebut diayak hingga menjadi halus. Dua bahan lainnya gula pasir dan daun pandan digodok dengan menambahkan air secukupnya. 

Daun pandan digunakan sebagai bahan pewangi alami. Setelah itu, air yang telah digodok dicampurkan dengan tepung ketan yang sudah halus. 

"Gula pasir yang telah digodog dengan daun pandan sebagai pewanginya dicampurkan dengan tepung ketan yang telah halus kemudian diaduk," ucapnya. 

Usai diaduk hingga merata, adonan tersebut kemudian dicetak menggunakan keranjang.

"Dimasukan ke dalam cetakan keranjang," katanya. 

Setelah itu, adonan yang telah tercetak di keranjang dikukus dalam alat kukus besar diatas tungku yang menggunakan bahan bakar kayu. "Nah ini lah yang harus sabar. Di kukusnya 13 jam," ujarnya.

Setelah selesai dikukus biarkan kue keranjang tersebut selama beberapa jam hingga suhunya mendingin. Setelah itu kue keranjang siap disantap. 

Sementara itu, menurut pengakuan Ko Pikong warna coklat khas kue keranjang terbentuk dari proses pengkukusan yang lama. Di sisi lain, jika sedang hujan proses pengukusan akan berlangsung lebih dari 15 jam. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar