Yamaha Mio S

Pasca Insiden Pengeroyokan di GLBA, Kondisi Purwakarta Dijamin Aman

  Senin, 24 September 2018   Arditya Pramono
Wakapolres Purwakarta, Kompol Yanna Nurhandiana saat menandatangani Deklarasi Damai Pemilu 2019 di Gedong Sigrong pada Senin (24/9/2018). (Arditya Pramono/ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Polres Purwakarta menjamin bahwa kemanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Purwakarta tetap terjaga pasca peristiwa pengoroyokan oknum bobotoh Persib terhadap seorang pendukung Persija hingga tewas di Stadion GBLA Bandung pada Minggu (23/4/2018).  

"Purwakarta aman terkendali. Dan saya yakin peristiwa tersebut tidak  berdampak pada terjadinya hal yang tidak diinginkan di Purwakarta," kata Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi melalui Wakapolres Purwakarta Kompol Yanna Nurhandiana saat menandatangani Deklarasi Damai Pemilu 2019 di Gedong Sigrong pada Senin (24/9/2018)

Meski demikian, Yanna tetap meminta seluruh warga Purwakarta untuk bersikap dewasa dan tidak reaktif dalam menilai tindakan tidak manusiawi tersebut. 

AYO BACA : Bulan September, Polres Purwakarta Bekuk 11 Tersangka Narkoba

Ia mengimbau agar warga bekerjasama dengan pihak kepolisian Polres Purwakarta untuk menjaga kondusifitas di Wilayah Hukum Polres Purwakarta.

"Mari kita ciptakan bersama kondisi aman di Purwakarta. Karena jika aman semua orang akan merasa nyaman," jelas Wakapolres.

Diketahui, seorang pendukung Persija atau biasa disebut Jakmania warga Jalan Bangunusa RT 13 RW 03, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bernama Haringga Sirila (23), tewas setelah dikeroyok ratusan bobotoh saat laga Persib melawan Persija pada Minggu (23/9/2018).

AYO BACA : Polres Purwakarta Siap Amankan Pemilu 2019

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar