Yamaha Mio S

Ubah Paradigma Bahan Viscose, EASE Promosikan Produk Fesyen Berkualitas

  Rabu, 24 Oktober 2018   Arditya Pramono
Peragaan Adibusana yang menggunakan bahan viscose atau rayon. (Arditya Pramono/ayopurwakarta).

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM--Keunggulan bahan pakaian dari serat viscose atau rayon kadang dipandang sebelah mata. Malah bagi sebagian besar masyarakat, serat viscose dianggap sabagai barang tekstil murahan.

Hal tersebut membuat Patrick Soetanto dengan merek fesyen miliknya EASE, berusaha mengubah paradigma tersebut.

“Kami ingin membuat orang paham kalau viscose itu gak murahan, tidak mahal tapi juga enak dipakai,” kata Patrick di Hotel Intercontinental pada Rabu (24/10/2018).

Patrick menjelaskan, produk fesyen yang dibuat dari viscose memiliki tekstur yang nyaman dan sangat cocok dikenakan pada iklim tropis seperti di Indonesia. 

Selain itu, menurut Patrick, ditengah berkembangnya trend pelestarian lingkungan yang digaungkan anak muda, sudah saatnya awareness produk fesyen viscose dikenal seacara luas. 

"Viscose juga lebih ramah lingkungan dibandingkan polyester yang berasal dari plastik. Viscose ini berbahan dasar kayu yang diolah menjadi serat fiber sehingga minim menghasilkan polutan dan lebih mudah terurai. Jadi produk fesyen viscose memang terbukti  ramah lingkungan,” ungkapnya. 

Sementara itu, Patrick juga mengundang sejumlah desainer muda potensial Indonesia untuk menciptakan adibusana atau haute couture dari bahan viscose guna mengubah paradigma yang selama ini kerap mengidentikan viscose dengan produk tekstil berkualitas rendah, seperti daster dan kaos. 

“Viscose aja bisa dipakai couture, berarti untuk pakaian sehari hari yang normal itu sangat wearable ya,” ucapnya. 

Diketahui, produk EASE yang dibuat dengan konsep smart casual memiliki target pasar perempuan pada rentang usia 19-30 tahun.  

"Produk berbahan viscose lebih cocok untuk mereka pada rentang usia tersebut dan mereka juga diharapkan mudah memahami keunggulan viscose yang tak hanya bagus secara kualitas bahan tapi juga ramah lingkungan," ungkapnya. 

Untuk penjualan, menurut Patrick, merek fasyennya tersebut mendapatkan respon yang positif dari pasar. 

"Selama tujuh bulan didirikan, respons pasar fesyen di Indonesia kepada produk EASE cukup positif. Hanya saja, perlu edukasi yang lebih massif agar bahan viscose dapat lebih diterima," jelasnya. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar