Yamaha NMax

Sutinah Sumringah, Rumah Diperbaiki Modal Usaha diberi Jokotri

  Jumat, 04 Januari 2019   Andres Fatubun
Jokotri bersama Kelurga Sutinah.

PURWAKARTA,AYOPURWAKARTA.COM--Perasaan Sutinah (44) warga Sukarata Atas, Kelurahan Cipaisan, Kabupaten Purwakarta, bahagia ketika rumahnya yang reyot beberapa hari yang lalu akhirnya dapat diperbaiki. 

Wajar Sutinah bahagia. Bagaimana tidak? Selama ini, rumah yang ia tinggali bersama enam orang anaknya dan sang suami belum pernah direnovasi. 

Akibatnya, atap rumah yang terbuat dari bilik bambu sudah sangat memprihatinkan. Sebagian besar tampak reyot dan rentan rubuh. 

Namun, beruntung ada sosok Joko Tri Suroso atau yang akrab disapa Jokotri memberikan bantuan perbaikan rumah dan juga kasur serta bantal tidur buat Sutinah yang sehari hari berprofesi sebagai pedagang cemilan cilor. 

"Alhamdulillah. Saya senang sekali bisa dibantu perbaikan rumahnya. Selama ini saya ingin renov rumah namun apa daya gak punya duit," katanya pada Kamis (3/1/2019). 

Rasa syukur Sutinah dan keluarganya itu bertambah ketika Jokotri yang merupakan Calon Anggota DPRD Jawa Barat Nomor Urut 2 Dari PDI Perjuangan juga membantunya mandiri secara ekonomi. 
Sutinah diberikan gerobak bakso beserta peralatan dan bahan bakunya secara gratis. Tak hanya itu, Sutinah juga akan diberikan ilmu bagaimana cara berjulaan bakso secara profesional. 

Sebelumnya Sutinah hanya berjualan cilor. Itu pun bukan miliknya tapi milik orang lain. Karena itu dalam sehari berjualan, ia hanya mampu mengantongi uang sebanyak Rp 50.000. Sementara sisa keuntungan yang lebih besar harus disetor ke majikannya. 

Hal serupa juga dialami suaminya, Siin (50). Siin selama ini berprofesi sebagai pedagang siomai keliling. Sama seperti istrinya, Siin menjual dagangan somai milik orang lain. Sehari ia hanya mampu mengantongi upah sebesar Rp 100.000.

"Saya sama suami cuman dagangin milik orang lain. Alhamdulillah kalau dikasih gerobak bakso. Saya bisa jualan mandiri. Hasil keuntungan gak usah di bagi lagi sama majikan saya," katanya. 

Sementara itu, Jokotri mengaku bantuan yang diberikan olehnya semata-mata merupakan komitmennya dalam rangka membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

"InsyaAllah kalau didorong untuk berwirausaha dengan pemberian modal, warga seperti Ibu Sutinah dapat sejahtera secara mandiri," ucapnya. 

Selain itu pria yang sehari-harinya bekerja sebagai dosen, pengusaha, konsultan dan pengacara itu yakin ketika ekonomi masyarakat bisa sejahtera dengan berwirausaha, hal tersebut akan serta merta meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat. 

"Saya lihat Ibu Sutinah dengan enam anaknya hidupnya belum sejahtera. Saya khawatir karena kurang sejahtera secara ekonomi, Ibu Sutinah tidak terlalu memperhatikan masalah kesehatan anak-anaknya apalagi soal pendidikan. Untuk itu kita bantu ekonominya. Ekonomi terbantu, tingkat kesehatan dan pendidikan pasti ikut meningkat," jelasnya. 

Dari enam anak Sutinah, dua diantaranya hanya lulusan sekolah dasar dan menengah. Sementara itu, ia juga memiliki seorang anak yang disabel. Kemudian tiga orang anaknya lagi masih berusia remaja dan balita.
 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar