Yamaha

UPTD Litbang Kramik Plered Targetkan 10.000 Pengunjung di 2019

  Rabu, 16 Januari 2019   Dede Nurhasanudin
Kepala UPTD Litbang Kramik Plered saat membimbing cara membuat gerabah kramik yang berbahan dasar tanah liat kepada para pengunjung. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PLERED, AYOPURWAKARTA--Unit Pelayanan Tingkat Daerah atau UPTD Litbang Kramik Plered, Kabupaten Purwakarta menargetkan 10.000 pengunjung pada 2019. Berbagai upaya pun akan dilakukan untuk mendongkrak target tersebut, salah satunya yaitu mengandeng awak media.

Kepala UPTD Litbang Kramik Bambang Megawahyu, mengatakan pada 2018 target jumlah pengunjung yaitu 7.000. Jumlah itu, menurutnya melebihi target karena hingga pada akhir tahun mengunjung tercatat mencapai 8.000. Atas pencapaian itulah dirinya optimis jika pada tahun ini tak kan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

AYO BACA : Curah Hujan Tinggi, Produksi Keramik Plered Turun

"Target kita tahun ini 10.000 pengunjung mudahah-mudahan tercapai," ujar Bambang, Rabu (16/1/2019).

Menurutnya, salah satu upaya meningkatkan jumlah pengunjung tersebut adalah menggandeng awak media. Pada dasarnya pemberitaan di media cetak maupun online mengenai kegiatan positif di UPTD Litbang Plered secara tidak langsung menjadi salah satu promosi nyata berdampak terhadap peningkatan pengunjung, dan juga memperkenalkan gerabah berbahan dasar tanah liat ke masyarakat.

AYO BACA : UPTD Litbang Kramik Plered Targetkan Ekspor Keramik 15 Persen

"Jika semakin terkenal maka pengunjung dan gerabah kramik Plered ini pun akan semakin dikenal," ucap dia.

Selain itu, kramik merupakan salah satu ikon di Purwakarta terutama di Kecamatan Plered yang kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Mereka berkunjung ke UPTD Litbang Kramik mempelajari cara membuat gerabah berbahan dasar tanah liat tersebut.

"Pengunjung rata-rata anak sekolah baik dalam maupun luar kota, mereka disini belajar membuat kramik sesuai keinginan masing-masing, tapi didampingi oleh para pengrajin,” kata Bambang.

Ia berharap upaya yang selama ini dia lakukan dapat memiliki dampak yang positif dan signifikan bagi kota Purwakarta sebagai salah satu kota tujuan wisata terpavorit di Jawa Barat. "Mudah mudah apa yang saya lakukan dapat berdampak baik bagi Purwakarta,” ujar dia.

AYO BACA : Rupiah Melemah, Pengusaha Keramik Ramai Pesanan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar