A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: recent

    Filename: metamorph/header-mainmenu.php

    Line Number: 241

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: metamorph/header-mainmenu.php

    Line Number: 241

  
Yamaha Mio S

Memacu Adrenalin di Badega Gunung Parang

  Sabtu, 23 Februari 2019   Dede Nurhasanudin
Objek wisata Badega Gunung Parang yang berlokasi di Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta.com)

TEGALWARU, AYOPURWAKARTA.COM -- Jika bosan dengan hingar bingar keramaian kota, destinasi wisata Badega Gunung Parang bisa menjadi pilihan tepat untuk beristirahat bersama keluarga. Selain menyuguhkan pemandangan yang dapat memanjakan mata, wisata alam yang berlokasi di Kecamatan Tegalwaru itu juga menyediakan wahana yang dapat memacu adrenalin. Salah satu wahana yang paling favorit adalah panjat tebing.

Jika pengunjung tertarik ingin memanjat tebing Badega Gunung Parang, pengelola menawarkan harga cukup bervariasi, mulai dari Rp100.000 hingga Rp350.000, sesuai dengan ketinggian yang dipilih.

Pengelola objek wisata Badega Gunung Parang, Djadjang Supriatna, mengatakan jika pengunjung berminat dengan panjat tebing, dapat melalui jalur ferrata. Untuk ketinggian 200 meter, ia mematok harga Rp100.000, 350 meter Rp150.000, sementara 900 meter Rp350.000. 

AYO BACA : Tahun Ini Pemkab Purwakarta Bidik 4 Juta Wisatawan

Patokan harga tersebut sudah lengkap dengan peralatan berikut tour guide yang akan memberikan keamanan dan kenyamanan selama mendaki gunung. "Setiap ketinggian menyuguhkan pemandangan berbeda-beda, 900 meter pemandangannya lebih menarik karena pengunjung berada di puncak gunung, akan tetapi paling banyak diminati ketinggian 300 meter," ujar Djadjang, Sabtu (23/2/2019).

Selain panjat tebing, objek wisata alam milik mantan kepala desa yang berlokasi di Kampung Cihuni Desa Sukamulya itu juga menyediakan lahan untuk berkemah di atas rerumputan hijau tepat berada di bawah kaki gunung.

Selain diminati wisatawan lokal, objek wisata alam badega Gunung Parang itu juga diminati wisatawan dari mancanegara, di antaranya Jerman, australia, Prancis, dan Belanda.

AYO BACA : Ditinggal Tenaga Ahli, Wahana Hammocking Di Gunung Parang Tutup

"800 wisatawan setiap bulan kemungkinan ada tapi kalau peminat khusus panjat tebing ada sekitar 150 wisatawan lokal dan 50 wisatawan mancanegara pertahun," kata Djadjang.

Sejak diresmikan mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi pada 2013 lalu, Gunung Parang berubah nama menjadi Badega Gunung Parang dan menjadi magnet baru di Purwakarta, terutama bagi pecinta pemanjat tebing. Badega Gunung Parang berlokasi di dua desa, yakni Desa Sukamulya dan Desa Pasanggaran, Kecamatan Tegalwaru.

Objek wisata Badega Gunung Parang tidak hanya dikelola oleh Djadjang, tetapi ada tiga pengelola lainnya yang menawarkan fasilitas berbeda, di antaranya flying fox dan hotel sky logde (hotel gantung).

Meski telah berkembang menjadi destinasi objek wisata alam di Purwakarta, namun akses jalan menuju objek wisata tersebut perlu perbaikan. Hal itu menjadi kendala serius dalam meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan ke Badega Gunung Parang.

"Kalau akses jalan diperbaiki saya yakin jumlah wisatawan akan meningkat, kerusakan jalan paling parah di Desa Batu Tumpang, jalan itu juga menjadi satu-satunya jalan menuju perkotaan, kami mohon perhatian dari pemerintah," ujar Djadjang.

AYO BACA : Taman Air Mancur Sri Baduga Masih Primadona Wisata

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar