A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: recent

    Filename: metamorph/header-mainmenu.php

    Line Number: 241

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: metamorph/header-mainmenu.php

    Line Number: 241

  
Yamaha Mio S

Pemkab Purwakarta Minta PT KCIC Perbaiki Jalan Rusak Terdampak Aktivitas Kereta Cepat

  Rabu, 27 Maret 2019   Dede Nurhasanudin
Kondisi jalan militer Kecamatan Darangdan yang diduga terdampak aktivitas pembangunan kereta cepat. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM—Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan (DPBMP) menegur pembangunan kereta cepat, dalam hal ini PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Kepala DPBMP Purwakarta Budi Supriyadi mengatakan, ada dua ruas jalan yang diduga terdampak pembangunan kereta cepat di Purwakarta, yaitu Jalan Militer di Kecamatan Darangdan dan Jalan Cilegong Kecamatan Jatiluhur.

Menurutnya, dua kondisi jalan tersebut cukup parah dan membahayakan pengguna jalan. Karenanya,  pihaknya meminta PT KCIC menghentikan aktivitas serta memperbaiki kondisi jalan.

"Kondisi Jalan Militer di Darangdan rusak parah dan dipenuhi lumpur tanah merah, kerusakan juga terjadi di Jalan Cilegong dan Cikao. Untuk itu kami memberikan teguran melalui surat teguran nomor 620/109/DPUBMP/III/2019 yang ditujukan ke pihak PT KCIC," ujar Budi, Rabu (27/3/2019).

Dalam surat tersebut DPBMP Purwakarta menyebutkan bahwa kondisi dua ruas jalan tersebut hanya mampu memikul muatan sumbu maksimal 8 ton sehingga dirinya meminta agar pihak PT KCIC memperhatikan hal tersebut.

"Ya, sebelum rekomendasi terbit agar aktivitas kendaraan berat yang melebihi MST 8 ton untuk dihentikan dan memperbaiki jalan yang rusak," ungkapnya.

Bahkan dengan tegas pihak DPBMP agar PT KCIC agar memperhatikan hal tersebut, apalagi sudah banyaknya masyarakat di dua kecamatan yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak tersebut.

"Mohon kiranya dilaksanakan sesuai yang kami instruksikan," tuturnya.

Sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah Purwakarta Iyus Purnama mengakui adanya kerusakan infrastruktur akibat tingginya lalu lintas kendaraan berat. Bahkan, melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan sudah mulai menginventarisasi kerusakan jalan yang ditimbulkan dari proyek itu.

"Langkah pemkab kita minta pertanggung jawaban ke pihak ketiga. Dalam hal ini pemborong dari proyek kereta cepat. Mereka harus memperbaiki jalan seperti semula," kata Iyus.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar