Yamaha Mio S

Miris, Kasus Mentelantarkan Bayi Kembali Terjadi di Purwakarta

  Senin, 08 April 2019   Dede Nurhasanudin
Ilustrasi. (pixabay.com)

PURWAKARTA KOTA,AYOPURWAKARTA.COM--Kasus penguburan bayi hidup-hidup oleh ibunya yang diduga depresi masih diingat hangat warga Purwakarta. Berharap tidak kembali terjadi, orang tua mentelantarkan anaknya malah kembali terulang.

Bahkan, di hari yang sama, Senin (8/4/2019) kasus penemuan bayi yang ditelantarkan orang tuanya terjadi di dua Kecamatan berbeda di Purwakarta.

Seorang bayi ditemukan warga di Masjid di sekitar Pasar Tradisional Citeko, Kecamatan Plered. Bayi malang itu, kemudian dibawa ke Kantor UPTD Pasar Kemudian dibawa ke Mapolsek setempat. Setelah ditelusuri pihak kepolisian ibu dan kakek bayi berjenis kelamin laki-laki itu akhirnya berhasil ditemukan.

"Alhamdulilah orang tua dan kakek bayi berhasil ditemukan saat ini sudah berada di kantor Polsek Plered," ujar Kapolsek Plered, Kompol Slamet Harijanto.

Sementara, bayi di Kecamatan Babakan Cikao ditemukan salah seorang warga saat hendak membuang sampah ke belakang rumahnya di bawah pohon nangka.

"Diperkiraan bayi baru lahir karena ari-arinya masih menempel, dan saat ditemukan bayi masih alam keadaan hidup dan di bawa ke Rumah Sakit Asri," kata Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian.

Setelah itu, bayi malang itu dirujuk ke RSUD Bayu Asih Purwakarta. Pada saat pemeriksaan oleh dokter, sekira pukul 11.30 Wib korban bayi laki-laki sudah meninggal dunia.

Kasus mentelantarkan bayi yang kerap terjadi akhir-akhir ini menuai perhatian Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Purwakarta, Nur Aisah Jamil. Ia mengaku prihatin atas kasus ini. 

Menurutnya, anak merupakan titipan yang harus dijaga dan sudah sepantasnya kedua orang tuanya bertanggung jawab atas anaknya tersebut.

"Semua pihak hendaknya bisa menjadi penyeimbang bahwa membesarkan anak itu adalah ibadah, apapun kondisinya anak perlu mendapatkan hak dan perlindungan dari orang dewasa," kata Aisah.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar