Yamaha Mio S

Kekurangan ASN, Pemkab Purwakarta Minta Pusat Buka Rekrutmen CPNS

  Kamis, 11 April 2019   Dede Nurhasanudin
Sejumlah peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Jabar saat akan melakukan tes di Sport Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Jumat (26/10/2018). (Irfan Al-Faritsi/Ayo Media Network)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemerintah pusat diminta kembali membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk mengisi kekosongan aparatur sipil negara (ASN) yang habis masa pensiun di Kabupaten Purwakarta. Sedikitnya 118 ASN fungsional (guru) telah memasuki massa pensiun pada 2019.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto menyebut jumlah guru yang pensiun di 2019 terbilang cukup tinggi. Para guru tersebut merupakan guru umum dan guru inpres yang selama ini mengajar di SD dan SMP.

"Tercatat ada 118 guru yang pensiun. Sebagian besarnya, merupakan guru inpres," ujar Purwanto dalam rilis yang diterima ayopurwakarta.com, Kamis (11/4/2019).

Untuk mengantisipasi gelombang pensiun guru hingga 2020 mendatang, pihaknya sudah harus segera melakukan formasi untuk mengisi kekosongan tenaga pendidik tersebut. "Kami mencatat sampai 2020 mendatang guru yang pensiun mencapai 319 orang. Imbasnya pasti kita kekurangan guru ASN," kata dia.

Purwanto juga mengungkapkan, cara mengantisipasi kekurangan guru ASN yang berjumlah sekitar 1.800 orang, salah satunya adalah dengan mengandalkan kehadiran guru honorer. Jumlah rekrutmen CPNS juga menurutnya tidak bisa mencukupi dalam waktu singkat.

"Kalau mengandalkan atau menunggu guru ASN, kita pasti keteteran," ucap dia.

Ia mengatakan, saat ini lembaganya hanya mendapatkan jatah CPNS guru sebanyak 213 orang. Jumlah tersebut tidak mampu menutupi kekurangan yang ada.

"Jadi, tetap saja kekurangan gurunya cukup besar. Artinya sekolah-sekolah masih tetap mengandalkan guru honorer," ujar dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar