Yamaha NMax

Tengah Tertidur Pulas, Sebuah Rumah di Desa Pasirmunjul Ambruk

  Selasa, 07 Mei 2019   Dede Nurhasanudin
Rumah Eti yang ambruk setelah diguyur hujan. (Dede Nurhanudin/ayopurwakarta)

SUKATANI, AYOPURWAKARTA.COM -- Sebuah rumah di Kampung Talaga RT09/03 Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta ambruk, diduga akibat pergeseran tanah diwilayah tersebut. Sementara rumah lainnya mengalami keretakan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat warga tengah tertidur pulas. Beruntung dalam insiden itu tidak menelan korban jiwa. 

Eti Hastuti (38)  salah seorang korban yang rumahnya ambruk menceritakan, saat hujan mengguyur awalnya terdengar suara gemuruh di belakang rumah. Saat kejadian dirinya beserta keluarga tengah tertidur di tengah rumah, beruntung berhasil melarikan diri dari bencana alam tersebut.

"Alhamdulilah saya dan keluarga bisa meloloskan diri," ujar Eti, Selasa (7/5/2019).

Eti mengaku cukup trauma atas insiden tersebut. Kerugian sendiri ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

"Saya kira suami suruh bangun untuk masak sahur taunya rumah kami mau ambruk," kata dia.

Setelah mendapat informasi ada warga terkena musibah, pemerintah desa setempat pun kemudian ke lokasi membantu korban.

"Kita juga sudah laporkan bencana ini kepada Pak Camat dan Bupati serta dinas terkait," kata Kepala Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani, M Hilman Nurzaman.

Hilman menjelaskan, bencana alam lonsor kerap terjadi di wilayahnya sebab, letak wilayah yang bebukitan dengan kontur tanah labil sangat mudah tergerus air, apalagi dimusim pengujan. Meski begitu ia mengatakan, hingga saat tidak ada korban jiwa dalam setiap insiden longsor.

"Pergeseran tanah memang kerap terjadi, untuk itu kami menghimbau kepada warga meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun," ujar Hilman.

Diketahui, Desa Pasirmunjul terletak diwilayah zona merah yaitu daerah rawan bencana alam longsor. Sebab karakteristik wilayah itu memiliki kontur tanah lempung dan rawan pergeseran tanah saat diguyur hujan. 

Selain desa tersebut juga ada Desa Panyindangan, Tajursindang, Sindanglaya, Pasirmunjul dan Cianting yang juga berpotensi lonsor terutama saat musim hujan.
 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar