Yamaha NMax

Dua Taman Tematik Jadi Ikon Baru Purwakarta

  Selasa, 25 Juni 2019   Dede Nurhasanudin
Taman Baca Ciganea, di Jalan Raya Pramuka atau tepatnya di depan Gerbang Tol Jatiluhur (Ciganea) Purwakarta. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta).

PURWAKARTA KOTA,AYOPURWAKARTA.COM--Sejumlah warga Kabupaten Purwakarta mempertanyakan dua taman berlokasi di ruas Jalan Raya Pramuka atau tepatnya di depan Gerbang Tol Jatiluhur (Ciganea) Purwakarta.

Dua taman itu diketahui telah rampung dibangun, namun belum terlihat ada pengunjung beraktivitas di dua taman tersebut. Padahal jtamantersbeut sangat cocok untuk bersantai atau hanya sekedar berswafoto.

"Pengen masuk tapi takut tidak diizinin, soalnya sepengetahuan saya belum ada warga yang berkunjung ke dua taman itu," ujar Heru (31) salah satu warga Purwakarta, Selasa (25/6/2019).

Kepala Bidang Pertamanan dan PJU, Dinas Tata Ruang Dan Pemukiman (Distarkim) Kabupaten Purwakarta, Kosasih menjelaskan bahwa kedua taman tersebut bernama Taman Baca Ciganea dan Taman Tangga Cinta. Kedua taman itu saat ini tengah memasuki proses finising.

"Taman Baca Ciganea dan Taman Tangga Cinta. Saat ini, tengah memasuki proses finishing," ujar Kosasih.

Pemkab Purwakarta terus berbenah dalam hal tataran kota, ruang terbuka hijau (RTH) yang ada sejauh ini telah ditata sedemikian rupa menjadi sebuah taman-taman yang indah. Tak heran, saat ini lokasi tersebut tampak lebih asri dan indah. 

kosasih menambahkan bahwa selama ini taman tematik menjadi salah satu ikon wilayahnya. Pihaknya mencatat sampai saat ini sudah ada sebanyak 68 taman indah. Tak hanya di pusat kota, keberadaannya juga tersebar hampir di seluruh penjuru wilayah tersebut.

"Puluhan taman ini merupakan hasil rancangan bupati terdahulu," ujar Kosasih.

Kosasih menjelaskan, sejauh ini taman-taman indah ini sengaja dibuat untuk menjadi lokasi publik aktif dan multifungsi. Artinya, taman ini bisa jadi tempat bercengkrama keluarga, wahana rekreasi, hingga sarana edukasi.

"Mungkin, itu yang membedakan taman di Purwakarta dengan di daerah lain," jelas dia.

Menurut dia, dalam pembangunannya fungsi taman ini tak hanya dilihat dari sisi aspek kegunaan sebagai ruang publik dan rekreasi. Dalam hal ini, justru unsur edukasi menjadi orientasi utama.

Adapun taman aktif tersebut, beberapa di antaranya terdapat di pusat kota. Yakni, Taman Sri Baduga yang terkenal dengan Air Mancur terbesar se-Asia Tenggara itu. Kemudian, Taman Surawisesa dan Taman Citra Resmi. Lokasi dua taman itu masih satu kompleks dengan Sri Baduga, yakni di sekitar Jalan KK Singawinata (Situ Buleud).

"Selama ini taman-taman tersebut terus dirawat. Adapun untuk memelihara taman tersebut, kami mengerahkan sedikitnya 125 petugas khusus. Setiap hari, taman-taman ini diperiksa dan dijaga kebersihannya oleh mereka," pungkasnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar