Yamaha Aerox

Hingga Juni, UPTD Sentra Pengembangan Keramik Plered Ekspor 36 Kontainer

  Rabu, 26 Juni 2019   Dede Nurhasanudin
Gerabah keramik pungsi dan hias yang di ekspore ke luar negeri. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta).

PLERED, AYOPURWAKARTA.COM--UPTD Sentra Pengembangan Keramik Plered, Kabupaten Purwakarta telah mengekspor 36 kontainer gerabah keramik pungsi dan hias sejak enam bulan terakhir. Jumlah ekspor ini, dipastikan meningkat hingga akhir tahun  2019.

Kepala UPTD Sentra Pengembangan Kramik Plered, Mumun Maemunah mengatakan, pihaknya menargetkan jumlah ekspor gerabah keramik pada tahun ini 125 kontainer. Target itu ditentukan berkaca pada tahun sebelumnya sebanyak 108 kontainer.

Meski demikian, Mumun mengaku tidak bisa memastikan jika akan mencapai target. Namun pihaknya akan berupaya mampu mencapai target tersebut.

"Hingga pertengahan tahun ini kita baru ekspor gerabah keramik 36 kontainer, terakhir ke Inggris sebanyak tiga kontainer. Tahun ini Inysa Allah mencapai target, kita upayakan semaksimal mungkin," ujar Mumun, Rabu (26/6/2019).

Gerabah keramik hasil buah tangan masyarakat Desa Anjun, Kecamatan Plered ini, telah lama berhasil menembus pasar ekspor di luar negeri.

Pada 2014 lalu, eskpor gerabah keramik mencapai 75 kontainer. 2015 jumlahnya naik mencapai 80 kontainer. Kemudian, tahun 2016 ekspor kembali mengalami kenaikan mencapai 112 kontainer. Namun pada 2017 gerabah keramik mengalami penurunan hanya ekspore 98 kontainer, dan pada 2018 ekspor kembali meningkat menjadi 108 kontainer.

Disebutkan, gerabah keramik ini diekspore ke Benua Amerika dan Eropa. Paling banyak diminati adalah gerabah keramik pungsi dan hias.

Ada pun jumlah unit usaha sebanyak 205, terdiri dari 27 pengrajin menangani ekspore, 63 pengrajin pemasok sementara sisanya pengrajin menangani produksi.

"Kalau jumlah tenaga kerja sebanyak 2.500," ujarnya. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar