Yamaha NMax

Pemkab Purwakarta Desak KCIC Perbaiki Jalan Rusak

  Senin, 01 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
Kondisi ruas jalan raya militer mengalami kerusakan akibat aktivitas pembangunan kereta cepat

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM--Menyusul maraknya keluhan dari masyarakat soal kondisi ruas Jalan yang terdampak pembangunan kereta cepat,  Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pengairan (DPUBMP) Kabupaten Purwakarta meminta PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk segera melakukan perbaikan Jalan.

Kepala DPUBMP Kabupaten Purwakarta, Budi Supriyadi mengatakan bahwa ruas jalan terdampak aktivitas pembangunan kereta cepat yaitu Jalan Militer berlokasi di Kecamatan Darangdan dan Jalan berlokasi di Desa Cikao Bandung Kecamatan Jatiluhur. Masyarakat Purwakarta kerap mengeluhkan kedua ruas jalan tersebut lantaran mengalami kerusakan cukup parah. 

"Hampir tiap hari keluhan tersebut kita terima, ya kami mendukung program nasional, tapi kami juga minta akses masyarakat yang sebelumnya baik, ya diperhatikan juga, soalnya kan itu akses utama masyarakat," ujar Budi, Senin (1/6/2019).

Budi memprediksi pembangunan program pemerintah pusat itu bisa memakan waktu hampir tiga tahun, sehingga dirinya meminta agar pihak yang membangun proyek kereta api cepat untuk segera membangun jalan, karena apabila dibiarkan bukan tidak mungkin kondisi jalan semakin parah akibat sering dilintasi tonase bermuatan berat melebihi kapasitas kemampuan beban jalan.

"Jalur yang dilewatinya hanya sanggup menahan beban 8 ton, bukan tidak mungkin kan berat tonase itu melebihi kapasitas kekuatan jalan, hal itu menjadi alasan badan jalan rusak," kata dia.

Menurutnya untuk total jalan yang rusak dari dua wilayah tersebut hampir sepanjang 4 KM, sedangkan untuk pembangunan dengan kualitas nomor 1 perlu biaya minimal Rp. 6 Milyar.

"Asumsinya untuk 1 kilometer kualitas nomor 1, Rp. 1,5 Milyar jadi untuk perbaikannya diangka Rp. 6 Milyar," ucap Budi.

Sementara, Kepala Bidang Perencanaan pada DPUBPM Purwakarta, Lalan Suherlan mengatakan permerintah desa setempat sebelumnya telah melakukan pertemuan. Hasilnya, terkait rencana perbaikan Jalan Militer, akan terlebih dahulu dilakukan musyawarah direksi di internal PT KCIC.

"Kita meminta pertanggungjawaban ke KCIC. Soalnya status jalan saat ini sudah masuk pada kerusakan struktur. Bukan kerusakan permukaan lagi," ucap dia.

Apalagi berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 20 tahun 2010 tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-bagian Jalan, mereka (KCIC) semestinya meminta izin lintasan ke pemda. Kendaraan yang mau lewat apa saja, dan beratnya sebesar apa.

"Kalau mereka ingin melintas harus menyesuaikan dengan kelas jalan. Dan rekomendasi izin lintasnya mesti sesuai dengan kelas jalan yang ada. KCIC kami minta segera memperbaiki jalan. Fondasi jalan hingga permukaan rusak dan melebur dengan tanah," ujar dia beberapa waktu yang lalu. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar