Yamaha Aerox

Sumur Resapan Solusi Masalah Kekeringan

  Selasa, 02 Juli 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Kekeringan di di Kampung Citaklaksana, Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, tampak aliran sungai yang mengalami penyusutan debit air. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

JAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Masalah kekeringan dapat dicegah dengan beragam cara. Satu di antaranya lewat keberadaan sumur resapan khususnya sebagai alternatif mencegah kekeringan di kawasan hilir.

"Untuk lahan yang sangat terbatas, penyediaan sumur resapan lebih efektif untuk wilayah hilir," kata Akademisi Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor Dr Rinekso Soekmadi, Selasa (2/7/2019)

Ia menjelaskan sumur resapan bisa dibuat di bawah fondasi rumah. Ada baiknya dibuat ketika akan membangun rumah. Sementara fungsinya untuk menahan laju air hujan agar tidak terbuang sia-sia atau langsung ke sungai dan mengalir ke laut.

Dijelaskannya, tidak ada patokan khusus untuk ukuran dalam pembuatan sumur resapan. Namun, lanjutnya, minimal satu rumah memiliki dua sumur resapan. Ukuran pun tergantung ruang yang tersedia di rumah tersebut. Namun umumnya dibuat dengan ukuran 1x1 meter untuk satu sumur.

"Paling tidak ukuran sumur resapannya jangan sampai membahayakan fondasi rumahnya," kata Rinekso yang juga Dekan Fakultas Kehutanan IPB itu.

AYO BACA : Bekasi Kekeringan, Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku Dipertanyakan

AYO BACA : Lahan Pesawahan di Karawang Rentan Kekeringan

Menurut dia, sumur resapan untuk mencegah kekeringan sifatnya jangka panjang, tidak bisa instan. Akan tetapi, akan efektif bila dilakukan secara agregat setiap individu dalam satu kawasan setingkat desa.

Dengan sumur resapan itu, air tidak menguap secara langsung atau tidak mudah mengalir langsung ke laut. Sehingga air yang tertahan di dalam tanah bisa menjadi persediaan air tanah.,

"Untuk menghambat laju kekeringan misalnya seminggu sudah tidak hujan sumur kekeringan habis airnya, fungsi sumur resapan bisa membuat air tanah bertahan lebih lama dari itu," kata Rinekso.

Ia berpendapat, upaya penanaman dan pembuatan sumur resapan di bawah fondasi rumah bisa dilakukan secara simultan, tetapi disesuaikan dengan kondisi lahan.

Untuk wilayah terbuka, lanjutnya, bisa dilakukan dengan menumbuhkan kembali vegetasinya, karena akar pohon selain menghasilkan oksigen juga perakarannya berfungsi menyimpan air dan ketika kemarau bisa menyalurkan air lewat aliran dalam tanah.

"Sumur resapan dapat dilakukan untuk wilayah hilir yang memiliki luas kawasan yang terbatas. Rumah saya juga saya buat sumur resapan," kata Rinekso.

AYO BACA : Lahan Pesawahan di Karawang Rentan Kekeringan

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar