Yamaha NMax

Muru Indung Cai Siap Digelar

  Rabu, 17 Juli 2019   Dede Nurhasanudin
Unsur muspika Kecamatan Wanayasa beserta masyarakat sebelum prosesi mengambil air di sembilan mata air di Purwakarta, Rabu (17/7/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com

WANAWAYASA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali menggelar rangkaian acara peringatan hari jadi Purwakarta ke-188 dan Kabupaten ke-51. Pada Rabu (17/7/2019) kegiatan yang digelar yakni "Muru Indung Cai Purwakarta Istimewa" berlokasi di Kecamatan Wanayasa.

Camat Wanayasa Jaya Pranolo mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan prosesi acara Muru Indung Cai Purwakarta Istimewa dengan mengambil air dari sembilan mata air sejak tiga hari kebelakang. Sore nanti, air-air itu akan diberikan kepada Bupati Purwakarta di kantor Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

AYO BACA : Seribu Anak Yatim di Purwakarta Dapat Santunan Baznas

"Muru Indung Cai itu pengambilan mata air yang kemudian dibawa ke Pemkab Purwakarta. Nanti air ini diterima oleh Bupati Purwakarta di lingkungan Pemda Purwakarta," ujar Jaya kepada ayopurwakarta.com.

Jaya kembali menjelaskan bahwa sejak perburuan mata air hingga acara nanti sore, kegiatan melibatkan unsur masyarakat juga unsur muspika setempat. Menurutnya, air-air yang hendak diantarkan sore nanti merupakan air yang diambil dari mata air pilihan alias mata airnya berkualitas. 

AYO BACA : Mitembeyan Awali Acara Hari Jadi Purwakarta

Jaya menjelaskan, sebelum pengambilan air dari sembilan mata air tersebut, diiringi sejumlah prosesi terlebih dahulu. Selain sambutan juga dilakukan tawasul yang dipimpin oleh tokoh agama setempat sebagai penghormatan kepada para pendahulu yang telah berhasil menemukan atau mengurus mata air tersebut.

Dia mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Wanayasa maupun umumnya Purwakarta yang memiliki mata air agar dapat selalu menjaga kelestarian sumber air. Begitu pun masyarakat yang berada di daerah pegunungan harus mampu menjaga lingkungan dan alam sekitarnya sehingga mata air tetap ada dan terlindungi.

"Ke depan perlu ada reguliasi dari Pemkab Purwakarta soal kelestarian mata air ini. Mengingat ada beberapa mata air yang dikuasi pihak lain menjadikan ajang bisnis, padahal warga masih sangat membutuhkan apalagi pada musim kemarau seperti saat ini," ujarnya memberi saran.

AYO BACA : Kesenian Domyak Ritual Meminta Hujan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar