Yamaha NMax

Penanaman Gowah Solusi di Musim Kemarau

  Senin, 12 Agustus 2019   Dede Nurhasanudin
Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kementerian Pertanian dan TNI melakukan penanaman gowah di Desa Gandasoli Kecamatan Plered pekan kemarin. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Agus Rachman Suherlan mengakui jika persawahan di wilayah Purwakarta terancam kekeringan. Dari luas total persawahan 1.500 hektare, 400 hektare di antaranya telah terdampak puso di tahun ini.

Meski begitu pasokan produksi beras untuk konsumsi masyarakat tidak mengalami defisit."Sejauh ini pasokan beras masih stabil," ujar Agus, Senin (12/8/2019).

AYO BACA : Terlanda Kemarau, Taman Tematik Purwakarta Perlu Perhatian Lebih

Sementara upaya yang dilakukan Dinas Pangan dan Pertanian adalah mengimplementasikan penanaman padi gogo di sawah (gowah). Sehingga para petani tetap tanam pada musim kemarau.

Agus meyakini, jika upaya yang dilakukannya itu akan mendapatkan hasil maksimal, sebab padi gogo lebih tahan dalam keterbatasan air. "Intinya kita memaksimalkan tanam meski musim kemarau," ucap Agus.

AYO BACA : Debit Air Jatiluhur Terganggu Kemarau

Agus mengaku, penanaman padi gowah di persawahan reguler baru pertama kali dilakukan. Selain sebagai upaya memaksimalkan penanaman, juga untuk memperkenalkan padi gowah kepada kalangan para petani.

"Pekan kemarin penanaman gowah sudah kami lakukan di Desa Gandasoli Kecamatan Plered bersama Kementerian Pertanian dan pihak TNI," kata dia.

Dari luas 2.300 hektare, Agus menargetkan 1847 hektare di antaranya ditanami padi gowah. Sementara sisanya tanami padi reguler pada bulan Agustus ini.

"Soal ketersediaan benih cukup memadai, bahkan sebagian sudah kita distribusikan," ujar dia.

AYO BACA : 6 Kecamatan Di Purwakarta Kesulitan Air Bersih

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar