Yamaha NMax

Menakar Kekurangan dan Keunggulan Padi Gowah

  Rabu, 14 Agustus 2019   Dede Nurhasanudin
Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kementerian Pertanian dan TNI melakukan penanaman gowah di Desa Gandasoli Kecamatan Plered pekan kemarin. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta terus melakukan terobosan baru agar tetap melakukan penanaman padi di musim kemarau. Terutama pada lahan yang dinilai memiliki keterbatasan air.

AYO BACA : Penanaman Gowah Solusi di Musim Kemarau

Salah satu terobosan baru yang diluncurkan dan diimplementasikan kepada para petani padi adalah penanaman padi gogo di sawah, disingkat gowah.

AYO BACA : Kepala Daerah Diminta Buat Perda Sawah Abadi

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Agus Rachman Suherlan mengatakan, penanaman padi gowah memang masih belum familiar di kalangan masyarakat. Untuk itu, pihaknya berkeinginan memperkenalkan padi gowah dengan sejumlah keunggulan yang ada.

"Padi gowah lebih tahan dalam kondisi keterbatasan air. Masa panen tiga bulan sama seperti penanaman padi reguler," ujar dia, Rabu (14/8/2019).

Meski begitu, Agus mengakui jika penanaman padi gowah terdapat kekurangan yang harus diketahui para petani. Agus menyebut, kekurangan padi gowah adalah lebih sensitif diserang burung lantaran teknik penanamanya tidak ditutup tanah seperti di lahan pada umumnya.

"Biasanyakan menanam padi gogo kalau sudah ditanam kemudian ditutup tanah, nah, kalau di sawah hal itu tidak dilakukan dan itu harus diwaspadai para petani," kata dia.

AYO BACA : Anne Tak Akan Keluarkan Izin Pembangunan Perumahan

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar