Yamaha NMax

Kemarau, 46 Kasus Kebakaran Telah Terjadi di Purwakarta

  Sabtu, 24 Agustus 2019   Dede Nurhasanudin
Ilustrasi kebakaran. (Antara)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM—Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta mencatat 46 kasus kebakaran hutan dan lahan terjadi sepanjang Juni hingga Agustus 2019.

“Kalau hutan secara spesifik tidak ada, paling hutan bambu, dan juga lahan kosong yang dipenuhi ilalang. Dari 46 kasus terjadi paling banyak di bulan Juli 2019, yakni sebanyak 32 kasus kebakaran lahan," ujar Kepala DPKPB Kabupaten Purwakarta Wahyu Wibisono, Sabtu (24/8/2019).

Wibi merinci, secara umum hingga Agustus 2019, pihaknya telah menangani 110 kasus kebakaran, sedangkan 2018 kebakaran terjadi sebanyak 300 kasus.

"Ada empat kecamatan yang rawan terjadi kebakaran lahan, yakni Kecamatan Pondoksalam, Wanayasa, Kiarapedes, dan Kecamatan Sukasari," kata dia.

Oleh karena itu, Wini mengimbau masyarakat jangan membakar sampah saat siang dalam keadaan panas dan angin kencang, karena rawan terjadi kebakaran yang dikhawatirkan bisa membakar lahan ataupun akan merambah ke objek lain.

“Jika membakar sampah sebaiknya jangan ditinggalkan, harus terus diawasi. Mengingat saat musim kemarau ini potensi kebakaran sangat tinggi,” ujar Wibi mengimbau.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar