Yamaha

Ops Lodaya Purwakarta Jaring Ratusan Pengendara

  Jumat, 30 Agustus 2019   Dede Nurhasanudin
Petugas Satlantas Polres Purwakarta menanyakan kelengkapan administrasi pengendara saat Operasi Patuh Lodaya 2019, Jumat (30/8/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Polres Purwakarta berhasil menjaring 260 pelanggaran lalu lintas pada hari pertama Operasi Patuh Lodaya 2019 yang digelar Kamis (29/8/2019) kemarin.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adipratama mengatakan, pelanggaran tersebut didominasi oleh pengedara roda dua yang tidak menggunakan helm sampai 89 pengendara.

AYO BACA : Duta Besar Korsel Dukung Indonesia Pindah Ibu Kota

Lalu 72 pengendara ketahuan berusia di bawah umur, 11 pelanggaran melawan arus, 6 kendaraan menggunakan knalpot bising, disusul sejumlah pengendara menggunakan ponsel saat berkendara. Selain itu, sebanyak delapan pengendara kendaraan roda empat diketahu melanggar akibat tidak menggunakan sabut pengaman.

Ratusan pelanggaran tersebut terjaring di dua lokasi berbeda yaitu Jalan Raya Surawinata dan Jalan Raya Pramuka (Ciganea) Purwakarta. Sementara prioritas pelanggaran yang ditindak menyasar ke dalam sembilan jenis pelanggaran.

AYO BACA : ACT Permudah Akses Air di Bojonegoro lewat Pipanisasi

"Untuk hari ini, operasi juga digelar di Jalan Raya Sadang dan Jalan Pramuka (Ciganea). Datanya masih kami rekap," kata dia, Jumat (30/8/2019).

Untuk diketahui, Operasi Patuh Lodaya 2019 digelar selama 14 hari sampai 11 September 2019 mendatang. Melalui operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas semakin tinggi.

Ricky pun berharap penindakan yang tegas dapat meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas kedepan. Ini pun sebagai upaya preventif agar kecelakaan lalu lintas bisa dihindari sedini mungkin.

AYO BACA : Hingga Agustus, Ribuan Hoaks Diklarifikasi Jabar Saber Hoaks

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar