Yamaha

Buah Kulit Melinjo Diolah Menjadi Keripik Kutang

  Sabtu, 31 Agustus 2019   Dede Nurhasanudin
Pemilik keripik kutang, Rini Juniawati. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Melinjo merupakan buah yang dapat diolah menjadi penambah sayuran, umumnya buah melinjo sering kali dijadikan campuran sayur asam.

Kulit buah memiliki rasa agak pahit itu juga ternyata dapat diolah menjadi camilan yang mampu memanjakan lidah. Sehingga dapat mendatangkan sumber rezeki bagi pengrajinnya.

Seperti halnya yang dilakukan Rini Juniawati, warga Kampung Cihideung Desa Mulya Mekar Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta.

Perempuan berparas cantik itu mengolah kulit buah melinjo dijadikan camilan bernilai ekonomis sejak tahun 2016 lalu. "Berjalan dua tahun sempat vakum juga, dan baru mulai lagi 2019, kendalanya karena bahan bakunya susah disamping ada kesibukan lain, " ujar Rini.

Ia mengolah buah kulit melinjo dijadikan keripik yang dinamai "keripik kutang". Arti kata kutang sendiri merupakan singakatan dari keripik kulit tangkil (kulit melinjo). Kata kutang dipilihnya dikarenakan unik dan terkesan akan menarik perhatian.

Ternyata betul saja keripik kutang milik Rini berhasil meraih juara III dengan kategori produk inovatif dalam acara Cooperative Fair di Bandung belum lama ini. Rini pun mengklaim jika hingga saat ini merupakan produk satu-satunya di Jawa Barat.

"Keripik Kutang ini jiga akan dipamerkan dalam perayaan hari pangam dunia di Kendari," kata dia.

Inspirasi dalam mengolah keripik kulit melinjo berawal dari setelah melihat tetangga membuat tumis melinjo. Ia mengatakan, kemudian dikembangkan maka jadilah keripik kutang.

"Keripik kutang melinjo proses pembuatanya langsung digoreng, tidak ada proses perebusan karena harus kulit melinjo yang segar dengan produksi sehari sampe 40 kilo," ucap Rini.

 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar