Yamaha NMax

Dua Pelaku Curanmor Purwakarta Dibekuk Polisi

  Rabu, 11 September 2019   Dede Nurhasanudin
Petugas memperlihatkan dua pelaku pencurian motor yang beraksi di Purwakarta, Rabu (11/9/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

SUKATANI, AYOPURWAKARTA.COM -- Polres Purwakarta berhasil membekuk dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di dua tempat berbeda.

Dua pelaku tersebut diketahui bernama DA (19) warga Kota Bekasi dan AP (19) warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

DA sendiri tertangkap basah oleh warga. Dia diduga hendak melakukan percobaan pencurian kendaraan bermotor yang terparkir di bahu jalan di Kampung Cilalawi RT/RW 08/03, Desa Cianting Utara, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (8/9/2019) lalu.

Mendapatkan informasi adanya percobaan pencurian, petugas kepolisian dari Polsek Sukatani pun langsung mengamankan DA dari amukan massa.

Kasus tersebut kemudian dikembangkan. Hasilnya, petugas kepolisian kembali mengamankan pelaku lainnya berinisial AP di Kecamatan Bojong, Purwakarta pada siang harinya. Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian membenarkan penangkapan pelaku curanmor tersebut.

"Ya kita berhasil menangkap dua pelaku di lokasi berbeda," ujar Handreas, Rabu (11/9/2019).

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa kendaraan bermotor Honda Beat No Pol T 4294 CV yang tak sempat dibawa kabur para pelaku dan satu motor Honda Vario Techno No Pol T 4837 BL yang diduga digunakan sebagai alat melakukan aksi kejahatan pencurian tersebut.

"Kasus ini masih kita dalami karena kuat dugaan ada pelaku lainnya," kata Handreas.

Terkait dugaan itu, Handreas menerangkan, sebelum tertangkap bersama AP, pelaku DA juga mengaku pernah mengambil motor di wilayah Kecamatan Plered dan Kecamatan Jatiluhur. Saat itu DA beraksi dengan seseorang berinisial R yang kini masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

"Adapun modus mereka yaitu mengambil motor yang terparkir dengan dengan cara menggunakan kunci palsu atau kunci T," ungkapnya.

Kedua pelaku terancam Pasal 363 jo 53 jo 55 KUHPidana dengan acaman maksimal hukuman 7 tahun penjara.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar