Yamaha Aerox

Kawal Target Produksi Padi Nasional, Pemerintah Berikan Mitigasi

  Kamis, 12 September 2019   Dede Nurhasanudin
Kadis pangan dan pertanian kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan (kiri), melakukan penanaman padi gowah bersama Wakil Bupati Aming (tengah) dan perwakilan petani di Kecamatan Cibatu. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Edy Purnawan, mengatakan telah mengalokasikan bantuan tambahan untuk memenuhi kebutuhan para petani.

Selain memberikan 14 pompa air dan 1000 meter selang air, pihaknya juga memberikan benih padi sebanyak 3.000 hektare. Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses mitigasi.

"Bantuan ini hanya sebagai pemicu semangat saja, dibutuhkan kreatifitas dan tekad yang kuat dari para petani dan pemerintah untuk mengatasi masalah kekeringan secara bersama," ujar Edi pada acara gerakan tanam padi gogo sawah di Desa Cikadu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Rabu (11/9/2019) kemarin.

AYO BACA : Tanggal Wafat Empat Presiden Indonesia

Proses mitigasi sebagai bentuk langkah pemerintah mengawal target produksi padi nasional. Edy pun optimis target  produksi padi nasional tidak akan meleset dari angka yang ditetapkan untuk mencukupi kebutuhan pangan.

"Untuk mencapai itu dibutuhkan kreatifitas bersama, mudah-mudahan tercapai," kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta Agus Rachlan Suherlan menjelaskan lahan sawah di Kabupaten Purwakarta seluas 18 ribu hektare, terdiri dari 11.000 hektare sawah irigasi sementara sisanya persawahan tadah hujan.

"Dari luasan 18 ribu hektare itu ada yang dua kali hingga tiga kali tanam, sehingga dalam 1 tahun mampu mencapai luasan tanam 42 ribu hektare," ujar Agus.

AYO BACA : PLN Sudah Berikan Kompensasi, Begini Cara Mengeceknya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar