Yamaha Aerox

Desain Keramik Plerek Disarankan Diubah Sesuai Pasar

  Kamis, 12 September 2019   Dede Nurhasanudin
Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan, dan Industri Aneka, Ratna Utaraningrum (tengah) foto Bersama Peserta Pendampingan teknis Desain Produk Gerabah di Purwakarta, Kamis (12/9/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PLERED, AYOPURWAKARTA.COM -- Direktur Jenderal industri kecil menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Ratna Utaraningrum menyarankan Pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta merubah desain keramik Plered mengikuti tren pasar.

Saran itu disampaikan Ratna dalam program pendampingan teknis produksi dan desain IKM gerabah yang berlangsung di Sentra Keramik Plered, Kabupaten Purwakarta, Kamis (12/9/2019).

"Sebetulnya keramik Plered ini punya daya tarik tersendiri, namun desain agar ditingkatkan sehingga lebih menarik di pasaran," kata Ratna.

Sejauh ini, ekspor keramik Indonesia berada di angka 25 juta dolar AS dan Indonesia sudah dikenal ke luar negeri sebagai salah satu pemasok terbesar kebutuhan keramik di pasar internasional. Salah satunya Kabupaten Purwakarta pemasok keramik yang memiliki ciri khas sendiri.

Namun, Ratna menyebut dalam dunia industri harus memperhatikan kebutuhan pasar sehingga mampu bertahan baik pasar nasional maupun internasional.

"Paling tidak mau mengadopsi desain baru atau yang saat ini tren di luar negeri untuk meningkatkan hasil ekspor, sehingga Purwakarta ke depan menjadi tujuan buyer potensial ketika mereka order. Ini yang harus kita bangun bersama," ujar Ratna.

Sekertaris Dinas Koperasi UKM dan Perindutrian dan Perdagangan Kabupaten Purwakarta Waluyo mengaku, pihaknya akan melakukan sejumlah terobosan baru dalam desain keramik.

Namun begitu, sejauh ini pihaknya juga telah melakukan sejumlah pengembangan mengikuti kebutuhan pasar tanpa meninggalkan fungsi dan ciri khas pengrajin keramik Plered.

"Bersama pengrajin dan akademis kita terus kembangkan gerabah sebagai benda fungsional yang mempunyai nilai artistik dan mempertahankan ciri khas budaya daerah, dan tentunya menyesuaikan juga dengan trend pasar masa kini," katanya.

"Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini perajin mendapatkan inovasi dan desain baru untuk lebih meningkatkan produktivitasnya," tambahnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar