Yamaha Aerox

Polisi Mungkinkan Penetapan Tersangka Lain Kecelakaan Cipularang

  Jumat, 13 September 2019   Dede Nurhasanudin
Lokasi kejadian kecelakaan beruntun di Tol Cipularang kilometer 91. (Dok. Jasa Marga)

DARANGDAN, AYOPURWAKARTA COM -- Polres Purwakarta terus mendalami kasus kecelakaan maut di ruas Tol Cipularang kilometer 91 pada Senin (2/9/2019) lalu.

Pasca kecelakaan, polisi telah menetapkan dua tersangka DH dan S yang tak lain mengemudikan dump truk penyebab kecelakaan beruntun itu tersebut.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus kecelakaan maut di ruas Tol Cipularang mengingat ada dugaan tersangka lain, karena dua pengemudi itu hanya menjalankan tugas sebagai sopir.

"Kami sedang melakukan penyidikan. Tersangka dari pengemudi sudah ditetapkan. Kemudian akan mungkin menyusul tersangka-tersangka lain," ujar Matrius usai acara doa bersama di Masjid Al Miraj, Rest Area Kilometer 97, Kabupaten Purwakarta, Jumat (13/9/2019).

Menurutnya, penanggung jawab dari muatan kendaraan melebihi  batas maksimal, yang seharusnya 12 ton tetapi mengangkut 37 ton, hingga sekarang tengah dalam tahap pemeriksaan.
Pemeriksaan tersebut terkait pelanggaran dimensi kendaraan yang semestinya mempunyai tinggi bak satu meter, namun ternyata 1,7 meter.

"Itu juga sedang kami periksa, siapa yang melakukan pelanggaran, sehingga kendaraan masih beroperasi," kata dia.

Dia menjelaskan, dua perusahaan yang diduga berkaitan dengan tindak pidana juga diperiksa. Yakni, karena pertama menerima keuntungan dari pelanggaran operasional yang dilakukan.

Kedua, membiarakan terjadinya pelanggaran tersebut. Ketiga, tak ada upaya mencegah atas pelanggaran sehingga kecelakaan menonjol itu terjadi.

"Perusahaan transportasi berada di Jakarta dan Karawang. Semua saksi-saksi sedang kami periksa. Tinggal ditentukan siapa tersangka berikutnya. Sudah mencapai 28 saksi yang kami periksa," ujarnya.

Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap yang terlibat kecelakaan. Namun menggali informasi dari saksi-saksi ahli dan saksi lain juga diperiksa.

"Ditambah pemeriksaan lain dimana ada bukti-bukti yang memperkuat. Contohnya CCTV dan lainnya. Kami analisa dan evaluasi memperkuat pemeriksaan," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->