Yamaha

Tiga Zona Wisata Purwakarta, Pendongkrak Citra Daerah

  Kamis, 03 Oktober 2019   Dede Nurhasanudin
Gerabah keramik yang dibuat di Plered, Purwakarta. Plered masuk ke dalam zona ekonomi kreatif. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Sebutan kota pensiun yang melekat dengan Purwakarta kini mulai meluntur seiring perkembangan pesat daerah yang dipimpin Bupati Anne Ratna Santika tersebut.

Sejumlah program mendongkrak nama daerah, misalnya Pemerintah Kabupaten Purwakarta memfokuskan daerahnya menjadi daerah dengan edukasi pariwisata.

Keberadaan berbagai destinasi wisata dan kuliner menjadi salah satu faktor pendukung wisatawan berkunjung ke kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat ini.

Selain Taman Air Mancur Sri Baduga, destinasi wisata lain terus bermunculan seperti wisata alam Badega Gunung Parang, beragam wahana air, termasuk kuliner khas sate maranggi yang kian menggeliat.

Pemerintah daerah pun menetapkan tiga kawasan strategis pariwisata (KSP) yang dinamai zona khusus wisata ekonomi kreatif dan kuliner, wisata edukasi, serta wisata alam. Ketiga jenis KSP tersebar di sejumlah kecamatan.

“Khusus zona wisata alam ada di Kecamatan Wanayasa, zona ekonomi kreatif dan kuliner ada di Kecamatan Plered dan sekitarnya. Sedangkan zona wisata edukasi ada di wilayah Purwakarta dan Jatiluhur,” kata Kabid Pariwisata Disporaparbud Purwakarta Irfan Suryana, Kamis (3/10/2019).

Zona wisata bisa dilihat seperti Situ Wanayasa. Lalu zona ekonomi kreatif dan kuliner seperti pada kuliner lokal, sate maranggi. Lainnya, industri gerabah keramik di Plered yang setiap harinya tak pernah sepi pengunjung tergolong sebagai zona ekonomi kreatif.

"Jika edukasi wisata yaitu ada beberapa museum digital, perpustakaan digital yang dibangun pemerintah setempat berada di daerah perkotaan," ujar dia.

Menurutnya, dari tiga KSP itu untuk zona wisata alam merupakan penyumbang terbesar terhadap angka kunjungan wisatawan. "Tapi dua zona lainnya juga tidak kalah banyak," ucap dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar