Yamaha Aerox

3 Poin Investigasi 'Hujan Batu' di Purwakarta

  Senin, 14 Oktober 2019   Dede Nurhasanudin
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

JATILUHUR, AYOPURWAKARTA.COM -- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, Inspektorat Tambang Provinsi Jawa Barat mengeluarkan tiga rekomendasi hasil investigasi peristiwa 'hujan' batu di Kampung Cigandeuleum, Sukamulya, Tegalwaru, Purwakarta.

Poin pertama adalah 58 kepala keluarga di kampung tersebut harus direlokasi. Anne menyebut itu menjadi pekerjaan rumah terberat karena semua anggaran relokasi ditanggung pihak perusahaan.

Pemerintah daerah akan mendorong agar segera terealisasi karena saat ini berpacu dengan musim penghujan yang dinilai lereng gunung rawan longsor.

"Kalau sudah terealisasi maka wilayah itu harus menjadi buffer zone atau wilayah penyangga perusahaan dengan permukiman warga," ungkap Anne, ditemui usai peresmian Hotel Pasanggaran Jatiluhur, Minggu (13/10/2019).

Kemudian poin kedua adalah penghentian sementara aktivitas tambang PT MSS karena jika tetap beroperasi akan membahayakan warga sekitar. "Jadi langkah awal harus merelokasi warga itu dulu," kata Anne.

Jika masyarakat memilih tetap bertahan di kampung tersebut, maka aktivitas tambang batu PT MSS harus dihentikan secara permanen. "Kalau tetap seperti itu artinya warga masih tinggal di sana dan aktivitas tambang tetap operasi, itu sangat rawan," ucap dia.

Sementara poin ketiga adalah perusahaan harus segera memberikan ganti rugi material milik warga yang mengalami kerusakan dampak blassting atau peledakan yang dilakukan pihak perusahaan. "Rp2 miliar itu untuk ganti rugi material, immaterial belum diputuskan pihak perusahaan," kata dia.

Anne menyarankan pihak perusahaan harus segera merealisasikan hal itu, terutama ganti rugi permukiman milik warga. "Harus secepatnya," ujar Anne.

Sementara, Camat Tegalwaru Abdul Qorib mengaku terus mendorong keinginan masyarakat merealisasikan ganti rugi dari pihak perusahaan. "Jumat kemarin baru buka rekening, pada intinya kami dari muspika terus berupaya secepatnya terealisasi," singkat Camat.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->