Yamaha Aerox

Korban Keracunan di Desa Sukamulya Berangsur Baik

  Rabu, 06 November 2019   Dede Nurhasanudin
Korban keracunan saat mendapat perawatan medis. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

TEGALWARU, AYOPURWAKARTA.COM -- Kondisi korban diduga keracunan masal di Kampung Cisarua, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, mulai membaik.

Pjs Kepala Desa Sukamulya Dedi memastikan, seluruh korban keracunan masal yang sebelumnya mendapat perawatan oleh tim medis Puskesmas Tegalwaru dan sebagian di rumah sakit sudah pulang ke rumah masing-masing.

"Alhamdulilah sudah sembuh semuanya," kata Dedi, Rabu (6/11/2019).

Meski sudah menyebabkan puluhan orang keracunan namun ia menyebut para korban tidak akan menuntut dan menganggap hal itu sebagai musibah. "Dari hasil musyawarah kemarin sudah sepakat para korban tidak akan menuntut," kata dia.

Lebih jauh, kades menjelaskan, sejauh ini penyebab puluhan warga mengalami keracunan masih belum diketahui secara pasti. "Iya masih menunggu hasil laboratorium," ucap dia.

Meski begitu, pihaknya berharap kasus yang menggemparkan wilayahnya itu tidak kembali terulang. "Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus keracunan di desa kami," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 55 warga di Desa Sukamulya mengalami keracunan diduga setelah menyantap makanan di acara ulang tahun di kampung itu.

Alhasil, sebanyak 11 orang terpaksa mendapat perawatan medis dari tim puskesmas Tegalwaru dan sebagian dilarikan kerumah sakit. Sementara 44 orang harus rawat jalan akibat keracunan itu.

Rata- rata para korban mengalami gejala mual dan muntah-muntah selang sehari setelah menyantap hidangan di acara ulang tahun itu.

Berdasarkan keterangan dari pihak medis diklinik di Kecamatan Plered dan Sukatani. Pasien yang datang terserang penyakit gastroenteritis (GEA) yang menyebabkan pasien muntah dan diare akibat infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan. Terutama lambung dan usus.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->