Yamaha Aerox

Sapma PP Purwakarta Turun Tangan Distribusikan Air Bersih

  Kamis, 07 November 2019   Dede Nurhasanudin
Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) bekerja sama dengan WPS INC terjun ke lapangan membagikan puluhan ribu liter air bersih di tiga titik kekeringan di Kabupaten Purwakarta. (ayopurwakarta/Dede Nurhasanuddin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Sejumlah warga di Kabupaten Purwakarta masih mengalami krisis air bersih meski hujan sudah mulai turun. Umumnya mereka masih membeli air untuk memenuhi kebutuhan keluarga setiap harinya.

Mengetahui hal itu, Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) bekerja sama dengan WPS INC terjun ke lapangan membagikan puluhan ribu liter air bersih di tiga titik kekeringan di Kabupaten Purwakarta.

Ketua Pelaksana Bayu Respaty Nurana mengatakan, musim kemarau panjang sangat dirasakan masyarakat, mereka kesulitan air bersih penunjang kebutuhan rumah tangga.

"Hari ini kita distribusikan air bersih di tiga titik, yaitu di Perumahan Gandasari Desa Cigelam Kecamatan Babakan Cikao, Kampung Sumba Bongas RT 20 RW 04 Kelurahan Sindangkasih Kecamatan Purwakarta, dan di Kampung Ciganea RT 08 RW 03 Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur,"ungkap dia saat membagikan air bersih di Kampung Sumba Bongas RT 20 RW 04, Sindangkasih, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya, meski beberapa hari ini hujan sudah turun di Purwakarta, namun kebanyakan sumber air milik warga dalam kondisi kering. Untuk itu perlu penanganan cepat meski pemerintah pun melakukan hal serupa.

"Ini merupakan kepedulian kami terhadap kondisi masyarakat di titik kekeringan. Di masing-masing titik Sapma PP dan WPS INC membagikan dua tanki, satu tankinya berkapasitas 4000 liter air bersih,"kata dia.

Sementara, Ketua RT 20 RW 04, Sindangkasih, Adam Mastabrata mengakui jika warganya masih mengalami krisis air bersih. Selama ini memang banyak bantuan yang dikirim ke wilayahnya. Saat kemarau lalu, selama tiga bulanan hampir kebanyakan warga membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

"Di sini ada sarana air bersih (SAB) cuman terbengkalai dan memerlukan perawatan. Karena minimnya dana dan fasilitas yang kurang memadai. Bantuan secaman ini cukup membantu. Kami berterima kasih," singkat Adam.

Ket foto : warga tengah antri bagian ambil air berwih bantuan dari Sapma PP Purwakarta.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->