Yamaha Aerox

4 Musiem Digital di Purwakarta yang Wajib Anda Kunjungi

  Sabtu, 09 November 2019   Dede Nurhasanudin
Museum galeri wayang.(ayopurwakarta/Dede Nurhasanuddin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Museum memang selama ini memiliki kesan yang membosankan dan tak menarik. Namun beberapa tahun terakhir untuk menyedot para pengunjung datang ke museum, pihak pengelola melakukan inovasi yang cerdas. Caranya menggabungkan teknologi canggih supaya museum bisa jauh lebih menarik seiring perkembangan zaman. 

Keberadaan museum di setiap daerah memiliki daya tarik tersendiri agar mampu menyedot perhatian para wisatawan. Termasuk di Kabupaten Purwakarta terdapat empat museum digital yang menyuguhkan beragam cerita.

Sekertaris Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, di Purwakarta terdapat empat museum digital yang dapat dikunjungi, yaitu Bale Panyawangan Diorama Purwakarta, Bale Panyawangan Diorama Nusantara, Bale Indung Rahayu dan Galeri Wayang berlokasi di pusat Kota Purwakarta.

"Ke empat museum itu sebagai edukasi wisata sekaligus memberikan pengetahuan baru tentang sejarah kehidupan pada zaman dulu," ungkap Heri, Sabtu (9/11/2019).

Seperti halnya Bale Panyawangan Diorama Purwakarta merupakan museum sejarah yang dikemas dengan teknologi digital berisi sejarah tatar sunda, sejarah nasional, sejarah Purwakarta, biografi bupati dan wakil bupati Purwakarta dari masa ke masa, daftar ketua DPRD Purwakarta dari masa ke masa, tempat-tempat wisata di Purwakarta, koleksi wayang sampai berbagai informasi pembangunan Kabupaten Purwakartabpada masa kepemimpinan Dedi Mulyadi.

Perpaduan arsip sejarah, seni, dan teknologi digital bertujuan agar mempelajari sejarah lebih mudah untuk dipahami, sebab kalau hanya dalam bentuk teks saja biasanya sulit dipahami dan terkesan membosankan, selain itu pengunjung bisa berkeliling kota purwakarta menggunakan sepeda dengan media virtual.

Sementara, Bale Panyawangan Diorama Nusantara merupakan museum sejarah nusantara. Bagi pengunjung yang berwisata ke sini dijamin tidak akan membosankan karena materi sejarah dikemas dengan menggunakan teknoligi digital.

Bale Panyawangan ini sebagai tempat wisata sekaligus belajar lebih tepatnya wisata edukasi, teknologi digital dimanfaatkan sebagai media belajar sejarah nusantara.

Bale Panyawangan Diorama Nusantara berisi sejarah nusantara mulai dari zaman prasejarah, kerajaan, penjajahan,
kemerdekaan hingga situasi sejarah masa kini disajikan dengan berbagai media digital seperti video mapping, layar
sentuh, buku digital dan buku bercerita, hingga jalan-jalan melalui media virtual menggunakan kereta kencana.

Gedung kedua museum ini berdekatan dan beralamat di Jalan KK Singawinata, Purwakarta tak jauh dari Taman Air Mancur Sri Baduga (Situ Buleud).

museum lain yang wajib dikunjung adalah Bale Indung Rahayu terletak di Jalan RE Martadinata. Museum yang ditata dengan estetika dan teknologi digital tersebut menceritakan perjalanan
manusia dari mulai dalam kandungan sampai akhir hayat, dan menjelaskan peran seorang ibu yang penuh dengan pengorbanan merawat anak dengab sentuhan budaya Sunda.

Di dalam ruangan tersebut terdapat banyak kisah. Dimulai dengan cerita ungkapan Sunda yang sering mengiringi seorang ibu ketika hamil fan melahirkan.

Selain itu di dalam ruangan ini pun berisi beberapa permainan anak khas Sunda tempo dulu. Bentuknya berupa lukisan, foto, hingga beberapa bentuk fisik yang bisa dimainkan, seperti congklak. Namun ada pula beberapa jenis mainan yang hanya dipajang dan tidak boleh dimainkan.

Selanjutnya terdapat ruangan yang menggambarkan bahwa tanah Sunda identik dengan hutan dan alam yang harus dijaga.

Memasuki ruangan berikutnya terdapat miniatur rumah adat sunda, gambar pakaian adat sunda, dipajang alat musik tradisional khas sunda, peralatan dapur tradisional khas sunda dan juga dipajang makanan tradisional khas sunda. Semuanya ditata dengan estetika yang ditunjang dengan teknologi digital.

Tak kalah menarik dari museum , bagi Para Wisatawan yang ingin mendapatkan berbagai informasi mengenai sejarah wayang nusantara dapat berkunjung Galeri Wayang berlokasi di sekitar lingkungan Pemkab Purwakarta.

Galeri Wayang dibagi menjadi dua ruangan. Pada ruangan pertama menceritakan kisah atau sejarah Pewayangan Nusantara.

Selain itu juga terdapat relief-relief yang menggambarkan pada ruangan kedua, terdapat koleksi-koleksi wayang yang dapat dimainkan oleh para pengunjung. Ratusan wayang mulai dari wayang kulit, wayang golek hingga topeng untuk wayang orang tersedia di Galeri Wayang.

Selain itu juga tersedia wayang dari berbagai daerah di Nusantara di antaranya Wayang Betawi, Wayang Cepak Cirebon, Wayang Suket atau wayang yang terbuat dari ilalang, Wayang Klitik Surabaya yang merupakan perpaduan kisah Ramayana dan Mahabrata antara wayang kayu dan kulit.

"Selama ini ke empat museum ini dapat menyedot perhatian wisatawan,"ujar Heri.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->