Yamaha Aerox

Pemkab Purwakarta Siapkan 5 Hektare Lahan Agrowisata di Kiarapedes

  Sabtu, 09 November 2019   Dede Nurhasanudin
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. (Dede Nurhasanudin/ayopurwakarta)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta telah menyiapkan sekitar lima hektare di Kecamatan Kiarapedes untuk pengembangan agrowisata berbagai produk unggulan perkebunan khas wilayah tersebut. Salah satunya perkebunan manggis.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan manggis yang ditanam di dataran tinggi tumbuh subur 

Saat ini Purwakarta menjadi salah satu wilayah pengekspor buah dengan kulit hitam kemerahan ini. Fokus mengembangkan buah manggis dianggap perlu agar jumlah ekspore lebih tinggi.

"Kami ingin manggis lebih berkembang di Purwakarta, maka kita siapkan area manggis,"ungkap Anne, Sabtu (9/11/2019).

Selain pengembangan buah manggis, cengkeh dan teh juga cocok untuk perkebunan holtikultura. Misalnya, jenis cabai dan sayuran lainnya.

"Tumbuhan holtikultura juga akan dikembangkan agar ke depan  menjadi wilayah agrowisata yang mampu menarik perhatian wisatawan,"katanya.

Untuk itu, rencananya di lahan lima hektare tersebut akan memanfaatkan 1,6 hektare di antaranya untuk sentra perkebunan manggis dan holtikultura. "Nantinya ada zona-zona tertentu, misalnya zona khusus perkebunan manggis, cabai dan jenis sayuran lainnya,"ujar Anne.

Sementara, lanjut Anne sisa lahan dari pengembangan itu dapat dimanpaatkan untuk edukasi, semisal lokasi khusus informasi mengenai tanaman, bahkan tidak menutup kemungkinan ke depan ada lokasi penelitian tanaman di lokasi tersebut.

Anne menilai dengan adanya lahan khusus sentra produksi perkebunan khas ini, bisa sekaligus menjadi peluang untuk pengembangan sektor pariwisata.

bisa saja ke depan akan didorong ada wisata Kebun Manggis dan Sayuran Petik sendiri untuk menarik wisatawan. Jadi, selain centra perkebunan, kawasan ini juga bisa sekaligus jadi lokasi agrowisata dan sarana edukasi,”ujar Anne.

Pihaknya mencontoh beberapa kawasan perkebunan yang telah berjalan untuk agrowisata itu. Misalnya, di Kota Malang ada perkebunan apel. Di sana ada sentra produksi sendiri, petik sendiri bahkan ada edukasi juga untuk mendorong UMKM.

"Itu menjadi contoh, di Purwakarta kenapa tidak kita hadirkan buah-buahan petik sendiri sesuai tingkat kesuburan tumbuhan,"ujar dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->