Yamaha

Ojol Legowo Peraturan Baru Polres Purwakarta

  Jumat, 15 November 2019   Dede Nurhasanudin
Pemeriksaan pengunjuk Polres Purwakarta. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Komunitas Ojek Online (Ojol) di Kabupaten Purwakarta mengaku tidak keberatan atas pemberlakuan peraturan baru di Mako Polres Purwakarta.

Sebelumnya, Polres Purwakarta memberlakukan peraturan baru bagi Ojol mengantarkan barang pesanan atau penumpang hanya sampai ke pos penjagaan.

Peraturan baru itu diberlakukan menyusul adanya dugaan pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan berpakaian menggunakan mirip jaket Ojol.

"Kami dari pihak mitra pengemudi Ojek Online baik itu Grab maupun Gojek, tidak merasa keberatan. Ada pun ada pemeriksaan kami terbuka demi keamanan bersama,"ungkap Ahmad Thoriq Pembina Komunitas Ojol yang dinamai GOBER'S Purwakarta, Jumat (15/11/2019).

Menurutnya, pemberlakuan aturan baru itu jusrtu menguntungkan pengemudi Ojol karena yang penting barang pesanan atau penumpang telah diantarkan.

Selain itu, Ahmad Thoriq juga menyinggung soal kasus diduga bom bunuh diri di Polres Medan. Menurutnya, jika benar pelaku adalah driver Ojol tentu sangat mencoreng nama baik Ojol yang selama ini telah memiliki kepercayaan dari masyarakat.

"Kami merasa tercoreng dan kami dari Gober's purwakarta yang merupakan komunitas ojol ingin membuktikan kepada kepolisian khususnya dan umumnya pada masyarakat purwakarta bahwa kami hanya driver ojek online yang mengais rejeki di jalanan untuk keluarga kami di rumah, bukanlah sarang teroris," tegas dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->