Yamaha NMax

Anne Sebut Limbah di TPA 60% dari Rumah Tangga

  Jumat, 29 November 2019   Dede Nurhasanudin
TPA Cikolotok. (Ayopurwakarta.com/Arditya Pramono)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik.

Sampah plastik saat ini menjadi salah satu persoalan yang tengah dibahas karena kondisinya sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk mencari bahan alternatif ramah lingkungan lain.
 
“Jadi kalau belanja, mending bawa kantong lain yang berbahan ramah lingkungan. Misalnya, kantong dari anyaman bamseba," ungkap Anne, Jumat (29/11/2019).

Dia menyebut, pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga karena sampai saat ini produksi sampah di wilayahnya masih didominasi sampah rumah tangga atau domestik. Jika di persentasikan 60% sampah yang dibuang ke TPA ini merupakan hasil konsumsi rumah tangga, sementara 40% dari industri.
 
Pihaknya mengajak supaya masyarakat bisa memilah terlebih dahulu sampah sebelum dibuang ke TPA. Jadi, sampah tersebut harus dipisahkan terlebih dahulu antara yang organik dan anorganiknya.
 
“Jadi, sebelum dibuang sampah tersebut harus dipisahkan dulu, mana yang organik mana yang anorganik. Nanti, yang anorganik, semisal plastik akan dikelola untuk didaur ulang kemudian dijual. Sedangkan yang organik bisa jadi kompos,” ujar dia mengajak.
 
Anne menambahkan, kebijakan mengenai penanganan sampah plastik ini juga telah dijalankan di lingkungan pemerintahan. Saat ini, seluruh kantor pemerintahan sudah tak diperbolehkan menyiapkan air mineral dalam kemasan.
 
Sebagai gantinya, kantor-kantor pemerintahan diminta menyiapkan media air minum dan tempat air yang lebih ramah lingkungan. Kemudian pegawai pemerintahan wajib membawa wadah minum sendiri. “Jadi, para pegawai harus bawa bekal sendiri wadah atau botol untuk minumnya,” kata Anne.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->