Yamaha

Kue Keranjang Wajib Ada pada Perayaan Imlek, Ini Ceritanya

  Sabtu, 11 Januari 2020   Dede Nurhasanudin
Mulyadi saat produksi kue keranjang. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA COM -- Tahun Baru Imlek merupakan hal yang sangat penting dan ditunggu-tunggu setiap tahun bagi masyarakat Tionghoa ataupun keturunan Cina.

Perayaan itu biasanya sangat meriah dan juga banyak dirayakan oleh berbagai masyarakat Tionghoa yang ada di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Umumnya, perayaan Imlek indetik dengan kue keranjang atau dodol Cina. Kue keranjang memang menjadi pangananan wajib ada saat perayaan Imlek berlangsung, bentuknya yang bulat terbungkus plastik masih terpelihara hingga kini. Sebagian besar masyarakat belum mengetahui asal-usul makanan khas Imlek ini dinamai kue keranjang.

Mulyadi menceritakan kue ini dinamai kue keranjang karena proses pembuatannya melalui pencetakan berbentuk keranjang.

Pada zaman dulu, kue keranjang ini digunakan sebagai sesaji pada upacara sembahyang leluhur. Upacara itu dilakukan tujuh hari menjelang tahun baru Imlek dan puncaknya pada malam menjelang tahun baru Imlek.

"Sebagai sesaji, kue ini biasanya tidak dimakan sampai cap go meh atau malam ke-15 setelah tahun baru Imlek," ujar pria yang tak lain adalah suami dari Hayati, seorang pemilik industri rumahan kue keranjang beralamat di Gang Bayeman (Gang Aster) RT 20 RW 10 Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (11/1/2020).

Menurutnya, kue keranjang ini awalnya juga dipercaya ditujukan sebagai hidangan untuk menyenangkan dewa tungku, dengan tujuan dewa tungku membawa laporan yang menyenangkan kepada raja surga (giok hong siang te).

"Selain itu, karena bentuknya yang bulat, kue keranjang ini bermakna agar keluarga yang merayakan Imlek tersebut dapat terus bersatu, rukun dan bulat tekad dalam menghadapi tahun yang akan datang," kata pria akrab disapa Ko Pikong itu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar