Yamaha

Tips Lolos CPNS dari Peserta Peraih Nilai Tertinggi di SDN 2 Cibingbin Bojong

  Selasa, 04 Februari 2020   Dede Nurhasanudin
Dede Maryadi, salah seorang peserta CPNS 2019 (kanan). (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Proses rekrutmen CPNS 2020 telah memasuki tahap tes seleksi kompetensi dasar (SKD).

Pada tahap ini tidak sedikit para peserta gagal lolos ke tahap seleksi berikutnya karena tidak mencapai nilai ambang batas passing grade yang telah ditetapkan.

Sebelum mengikuti SKD CPNS, tidak salahnya peserta mempersiapkan diri dengan melihat kisi-kisi dan soal latihan serta materi apa saja yang kemungkinan akan muncul.

Dede Maryadi, salah seorang peserta CPNS 2019 yang berhasil lolos berbagi tips kepada peserta CPNS 2020 agar dapat lolos menjadi seorang ASN.

Menurutnya, mengikuti seleksi CPNS pada tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) harus tenang dan jangan merasa gugup sedikit pun.

Jika menemukan soal dianggap rumit disarankan tetap diisi namun dibuat catatan terpisah di kertas. Hal itu dilakukan agar durasi waktu tidak terbuang sia-sia hanya fokus terhadap satu soal itu.

"Kalau saya dulu sepert itu, kalau menemukaan soal yang saya anggap tidak paham tinggalkan dulu, namun tetap diisi, jika seluruh soal telah terisi semua, soal tadi kembali dibaca dan jawaban diganti yang saya anggap yakin benar," ungkap dia, Selasa (4/2/2020).

Begitu pun pada pengisian soal seleksi kompetensi bidang (SKB) fokus dan ketenangan juga sangat dibutuhkan. Sehingga pada pengisian soal benar-benar maksimal. "Pada prinsipnya ngisi soal kedua tes tersebut harus fokus," kata dia.

Eks aktivis pergerakan mahasiswa itu daftar CPNS 2019 di SD Negeri 2 Cibingbin Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Pada tes SKD meraih rangking pertama dari 15 peserta yang melamar ke sekolah yang saat ini dia mengajar. "Pada SKB juga alhamdulilah saya rangking pertama," ujar dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar