Yamaha

Buruh di Purwakarta Adukan Nasibnya ke Bupati

  Jumat, 07 Februari 2020   Dede Nurhasanudin
KSPSI Purwakarta saat audensi bersama Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika didampingi Kepala Disnakertrans, Titov Firman. (Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM--Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Purwakarta audensi dengan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika di Gedung Negara, Jumat (7/2/2020).

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Purwakarta, Agus Gunawan mengatakan, pihaknya sengaja temui bupati untuk mengadukan nasibnya yang hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai hak-hak yang harus diterima setelah PT Dada Indonesia dinyatakan pailit.

AYO BACA : Banting Setir! Mantan Buruh Pabrik Sukses Jadi Petani

"Seperti yang diisyaratkan undang-undang kepailitan, problemnya ada pada masa infoulfelsi, ini memberikan kepada hak kepada para kreditur, yaitu ada dua bank yang akan menjual aset-aset perusahaan tersebut," ungkap dia.

KSPSI Purwakarta meminta pemerintah untuk memperjuangkan hak-hak para buruh yang belum teralisasi secara keseluruhan. Sehingga, lanjut dia jangan sampai hak para pekerja tidak dikeluarkan.

AYO BACA : Puluhan Ribu Buruh Demo Tolak Revisi UU 13/2003

"Kita khawatir bank ini menjual aset ini hanya untuk membayar hutang ke mereka saja, tanpa berpikir terhadap hak-hak ribuan buruh yang belum terpenuhi,"  kata Agus.

Atas hal itu, pihaknya meminta bantuan kepada Pemerintah Purwakarta untuk berkomunikasi dengan pihak bank agar memperhatikan hak-hak ribuan PT Dada Indonesia.

"Hak-hak buruh bukan hanya soal honor saja, tapi hak-hak lainnya yang berhubungan dengan pemutusan hubungan kerja," ujar dia.

AYO BACA : Banting Setir! Mantan Buruh Pabrik Sukses Jadi Petani

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar