Yamaha

Bupati Karawang Tanggapi Dugaan Penimbunan Bawang Putih

  Kamis, 13 Februari 2020   Dede Nurhasanudin
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

JATILUHUR, AYOPURWAKARTA.COM -- Belakang ini bawang putih di sejumlah daerah mengalami kenaikan harga. Hal ini terindikasi setelah pemerintah melalui Kementerian Pertanian menghentikan sementara impor produk pertanian dari Cina, termasuk bawang putih, menyusul mewabahnya virus corona.

Namun kabar mengejutkan datang dari Karawang di tengah harga bawang naik, Rabu (13/2/2020). Ditemukan kurang lebih sebanyak 150 ton bawang putih yang diduga ditimbun di daerah Karawang Timur.

AYO BACA : Satgas Pangan Temukan Dugaan Penimbunan Bawang Putih di Karawang

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menanggapi adanya dugaan penimbunan itu di wilayah yang dipimpinnya. Dia mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan akan segera menindaklanjuti itu karena bisa merugikan negara dan juga memicu kelangkaan bawang putih di Karawang.

"Yah saya sangat menyayangkan, kami sudah minta bantuan kepihak kepolisian karena harusnya tidak boleh begitu karena harga bawang putih akan semakin naik," ungkap dia ditemui usai acara koordinasi penyelenggaraan pemerintah daerah (Kopdar) di Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (13/2/2020).

Ketika nanti terbukti bawang putih ditimbun dan tidak didistribusikan, artinya ada hukum yang dilanggar sehingga pelaku mesti kena sanksi setimpal. "Ketika memang terbukti melanggar hukum berarti harus ada tindakan," ujar dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar