Yamaha

Lonjakan Arus Kendaran Diprediksi Mulai 21 Mei, Polres Purwakarta Siaga 24 Jam

  Kamis, 21 Mei 2020   Republika.co.id
Ilustrasi arus kendaraan yang padat. (ayopurwakarta/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purwakarta AKP Zanuar Cahya Wibowo memprediksi akan ada lonjakan volume kendaraan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan volume kendaraan ini diperkirakan lantaran masih adanya warga yang nekat mudik ke daerah asalnya.

Menurut Zanuar, lonjakan arus kendaraan diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran. Jajaran Satlantas pun disiagakan. “Kita antisipasi mudik karena kan kebanyakan sudah mulai libur sampai nanti Lebaran,” ujar dia, saat dikonfirmasi republika.co.id, Kamis (21/5).

Zanuar mengatakan, sebagaimana arahan pemerintah pusat, masyarakat dilarang mudik. Kebijakan ini merupakan salah satu upaya untuk menekan risiko penyebaran Covid-19. Untuk mengantisipasi masyarakat yang memaksakan diri mudik ini, kata dia, petugas akan disiagakan di titik-titik penyekatan.

Menurut Zanuar, ada tiga gerbang tol di Purwakarta yang akan dijaga polisi dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya.  Meliputi Gerbang Tol Cikopo, Gerbang Tol Sadang, dan Gerbang Tol Jatiluhur. Di sana personel kepolisian bakal memeriksa kendaraan yang masuk. Ia mengatakan, jalur-jalur perbatasan juga akan dijaga ketat oleh petugas. Seperti jalur di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, maupun perbatasan dengan wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Zanuar menekankan, apabila ada kendaraan yang membawa penumpang untuk mudik, maka akan diminta putar balik arah. “Untuk antisipasi, kita tingkatkan, untuk penyekatan dan pola waktu diperketat. Personel bersiaga selama 24 jam,” kata dia.

Masyarakat diharapkan mematuhi arahan untuk tidak mudik, serta berbagai upaya lainnya dalam upaya menekan risiko penyebaran virus penyebab penyakit Covid-19. Berdasarkan yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, hingga Rabu (20/5) di wilayah tersebut terdata 20 orang yang terkonfirmasi positif. 

Tercatat juga 29 orang dengan status dalam pemantauan (ODP), serta 13 orang pasien dalam pengawasan (PDP). Lewat keterangan tertulisnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta Deni Darmawan mengatakan, jumlah ODP bertambah tiga orang. Sedangkan PDP berkurang satu orang.

Pemerintah berupaya terus mendeteksi persebaran Covid-19 ini dengan melakukan rapid test, juga pelacakan orang yang kontak erat dengan PDP. Untuk menekan risiko terpapar virus, warga diminta selalu menjaga diri, sebagaimana anjuran pemerintah. “Kami juga mengimbau agar warga tetap melaksanakan anjuran pemerintah, yaitu physical dan social distancing agar tetap aman terhindar penularan Covid-19,” ujar Deni. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar