Yamaha

Hindari Penularan, Ini 5 Kebiasaan Lebaran yang Harus Diubah

  Jumat, 22 Mei 2020   Suara.com
ilustrasi. (Ayobandung.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Lebaran tahun 2020 tak akan sama dengan lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 tidak secara langsung bakal mengubah kebiasaan yang sudah tertanam di benak musllim kala merayakan hari suci itu.

Dilansir dari Gulf News, berikut beberapa perubahan yang harus dilakukan untuk rayakan lebaran saat pandemi.

1. Salat Idulfitri

Biasanya umat Islam bangun lebih pagi dan mandi. Kemudian berpakaian pantas dan pergi ke masjid untuk salat Idul Fitri.

Tahun ini, karena Covid-19 umat Islam telah diimbau untuk salat Idulfitri di rumah. MUI tidak melarang sholat Idulfitri berjamaah di masjid dan lapangan. Hanya saja tidak menyarankan itu dilakukan untuk menghindari penularan.

2. Kumpul Keluarga dan Mudik

Idulfitri khas dengan kumpul keluarga besar untuk makan bersama dan mengobrol.

Sekarang, pemerintah telah memperingatkan perayaan Idulfitri untuk tidak menimbulkan kerumunan orang dalam jumlah banyak. Bahkan mudik untuk bertemu keluarga juga dilarang.

3. Silaturahmi

Jika bersilaturahmi saat lebaran melibatkan datang dari rumah ke rumah. Maka saat pandemi Anda perlu mengubahnya dengan bersilaturahmi secara virtual.

Bersilaturahmi dengan cara video call, panggilan suara, atau berbagi pesan teks menjadi cara yang lebih aman.

4. Uang untuk Saudara

Memberi uang kepada saudara saat Idulfitri memang sudah membudaya. Setiap tahun anggota keluarga yang lebih tua memberikan anggota yang lebih muda dalam bentuk uang tunai.

Saat pandemi, mungkin Anda perlu menahan diri untuk memberikan uang secara tunai. Sebab uang tunai dapat menularkan virus.

5. Beramal

Saat salat Idulfitri tidak akan dilakukan di masjid dan uang tunai tidak boleh dibagikan secara langsung, nampaknya cara beramal akan terlihat sedikit berbeda tahun ini.

Bahkan jika Anda menemukan seseorang di jalan yang ingin Anda bantu dengan uang tunai, tolong jangan berikan mereka uang tunai, karena mungkin menyebarkan virus.

Anda dapat berkontribusi secara virtual ke banyak badan amal yang tersedia secara online.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar