Yamaha

Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Unjuk Rasa Depan Kantor DPRD

  Jumat, 26 Juni 2020   Dede Nurhasanudin
Ribuan massa tergabung dalam sejumlah organisasi melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Jumat (26/6/2020). (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

JATILUHUR, AYOPURWAKARTA.COM -- Ribuan massa tergabung dalam sejumlah organisasi melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Jumat (26/6/2020).

Aksi unjuk rasa dilakukan oleh Persatuan Ulama Purwakarta (PUP) dan juga sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Purwakarta.

Massa menyuarakan penolakan atas Rancangan Undang-undang Haluan Ideologis Pancasila (RUU HIP).

"Kami minta RUU HIP dihentikan bukan ditunda," tegas salah seorang perwakilan pengunjuk rasa, Muhamad Ridwan Syah Alam ditemui usai aksi.

Aksi ini disinyalirnya sebagai upaya menyelamatkan Pancasila dari paham-paham ideologi yang bertentangan dengan nilai Pancasila.

Ia menyatakan, jika sebelumnya hanya suatu dugaan, namun hari ini nyata bahwa komunisme itu ada.

"Tujuan aksi ini adalah sebuah jawaban komunisme itu ternyata ada, jadi kami harus menyelamatkan Pancasila sebagai dasar negara," ujar dia.

Ada tujuh poin yang disampaikan pengunjuk rasa kepada para wakil rakyat yang nantinya diteruskan ke DPR RI. Di antaranya adalah menolak keras RUU HIP dan mendesak DPR RI untuk segera mengeluarkannya dari prolegnas.

Mendukung sepenuhnya maklumat MUI pusat tentang RUU HIP, mendesak Kapolri dan jajaran mengusut tuntas seluruh unsur baik perorangan atau keorganisasian yang menjadi inisiator dan pencetus RUU HIP dengan menggunakan UU nomor 27 tahun 1999, tentang perubahan KUHP dan atau per Undang-undangan lainnya yang berkaitan dengan kejahatan terhadap negara dan makar.

"Kami menolak semua poin yang ada di RUU HIP itu," tegas dia.

Perwakilan DPRD menemui massa untuk menyampaikan hasil audensi, setelah sebelumnya perwakilan aksi unjuk rasa masuk ke gedung DPRD.

"Kami sudah menerima maklumat dan akan segera kami sampaikan ke DPR RI, mudah-mudahan hasilnya adalah sesuai yang kita inginkan, bukan hanya menunda RUU HIP tapi harus menolak," ujar Wakil Ketua DPRD Purwakarta, Sri Puji Utami.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar