Yamaha

Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Polres Purwakarta Sasar Penyandang Disabilitas

  Selasa, 14 Juli 2020   Dede Nurhasanudin
Polres Purwakarta sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika kepada para penyandang disabilitas. di sekretariat Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Purwakarta, Selasa (14/7/2020). (ayopurwakarta/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Polres Purwakarta kembali gencarkan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika. Kali ini sosialisasi menyasar kalangan para penyandang disabilitas.

Sosialisasi ini terlaksana bekerjasama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Purwakarta, yang berlangsung di sekretariat Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Purwakarta, Selasa (14/7/2020).

Kasat Narkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nurcaho mengatakan, narkoba bisa menyasar siapa saja, termasuk kalangan penyandang disabilitas.

Untuk itu mereka perlu mengetahui akan bahaya narkoba dan diharapkan dapat bersama-sama memeranginya.

"Selain memberikan informasi terkait bahaya narkoba, kami juga ingin melibatkan mereka menjadi agen anti narkoba. Kami berharap ilmu dan pengetahuan yang sudah diperoleh para saudara kita penyandang disabilitas agar dibagi ke rekan-rekan sesamanya," kat Heri.

Ia menyebut jika mereka telah mengetahui bahaya dan dampak buruk dari narkoba dapat menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga, teman dan di lingkungan tempat tinggal.

"Narkoba jangan dicoba-coba apalagi mengedarkannya," tegas dia.

Sementara, Ketua PPDI Cabang Purwakarta, Agus Kusnadi menyebut, komunitas penyandak disabilitas perlu dirangkul karena tidak menutup kemungkinan menjadi sasaran empuk sindikat narkoba.

"Sehingga perlu pemahaman mendalam terkait narkoba agar tidak se kali-kali mencobanya," kata dia.

Menurutnya, seseorang yang menyandang disabilitas saat dewasa rentan terjerat penyalahgunaan narkoba.

Ketika telah dewasa mudah tergoda menyalahgunakan narkoba sebagai bentuk pelarian karena rasa depresi yang dialaminya.

"Tentu situasi itu akan potensial bagi orang seperti ini untuk menyalahgunakan narkoba sebagai pelarian dari rasa depresi atau keterpurukan jiwanya," ujar Agus.

Agus juga mengharapkan dengan adanya sosialisasi ini diharapkan lebih mengetahui tentang bahaya dan dampak dari narkoba.

"Semoga dengan adanya sosialisasi pencegahan bahaya narkoba ini, kami  penyandang disabilitas ini minoritas, tapi kami juga butuh masa depan yang cerah, salah satunya terhindar dari narkoba dan kami juga akan ikut berperan melawan narkoba di wilayah Purwakarta ini," kata Agus.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar