Yamaha

Warga Nagri Kaler Purwakarta Buka Internet Gratis untuk Para Pelajar

  Jumat, 07 Agustus 2020   Dede Nurhasanudin
Sejumlah pelajar sedang menyelesaikan tugas sekolah menggunakan jaringan internet gratis di Balai RW 07, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta Kota. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Wabah virus corona merubah tata cara proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di sekolah namun saat ini secara daring di luar lingkungan sekolah.

Perlu fasilitas memadai untuk menunjang berlangsungnya pembelajaran secara daring. Minimal murid memiliki sebuah perangkat seluler, lalu ditunjang dengan jaringan internet.

Namun, tidak sedikit orangtua siswa merasa terbebani karena harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli pulsa internet.

Hal itu menjadi perhatian warga RW 07, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, hingga kemudian membuka jaringan internet yang bisa diakses gratis untuk para pelajar.

Jaringan internet gratis itu ditempatkan di balai RW setempat. Adapun para siswa dibatasi untuk bisa mengakses internet di sana, sesuai dengan rentang umunya siswa-siswi belajar di sekolah, yakni setiap hari Senin-Jumat mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Ketua RW 07 Yulia mengatakan, fasilitas internet gratis diutamakan bagi siswa yang mengikuti pembelajaran secara daring. Tujuannya untuk meringankan orangtua siswa yang terbebani biaya internet. Adapun ketersediaan fasilitas internet gratis ini merupakan swadaya dari masyarakat.

"Inovasi ini karena melihat kebutuhan para siswa dan kondisi yang ada, sehingga uang yang terkumpul telah disepakati untuk pembiayaan jaringan internet. Alhamdulillah, antusias anak-anak cukup tinggi," kata Yulia, Jumat (7/8/2020).

Antusias para pelajar cukup tinggi menggunakan fasilitas jaringan internet gratis. Jika ada tugas mereka langsung datang ke balai untuk menyelesaikannya.

"Sangat membantu sekali untuk kita yang kekurangan kuota, tugas melalui HP bisa melalui kertas juga nanti di foto lalu di kirim ke classroom," ujar Arika Nur Annisa, siswi SMA kelas X.

Meski belajar secara bersama-sama, namun mereka tetap menerapkan protokol kesehatan, tetap menggunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Terpisah, Lurah Nagri Kaler Dede Iskandar mengaku pihaknya sangat terbantu dengan inovasi yang dilakukan pengurus RW 07.

"Kelurahan sangat terbantu sekali karena kami di kelurahan Nagri Kaler tidak semuanya bisa mengakses internet di rumah masing-masing. Banyak sekali siswa yang memang mengalami keterbatasan kuota," ucap Dede.

Dirinya mengaku pemerintah daerah maupun kelurahan belum mengalokasikan anggaran untuk pengadaan jaringan, ini semua hasil swadaya masyarakat.

"Untuk pengadaan internet ini merupakan swadaya dari lingkungan dari pengurus RW, jadi tidak ada bantuan khusus dari pemerintah. Karenanya inovasi ini bisa dicontoh RW lainnya," ujar Dede.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar