Yamaha

Raih WTP, Purwakarta Dapat Insentif Daerah Rp11,9 Miliar

  Selasa, 22 September 2020   Dede Nurhasanudin
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengikuti Rakernas Keuangan yang diselenggarakan Menteri Ruangan Sri Mulyani. (ist)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemkab Purwakarta menerima anggaran tambahan dana insentif daerah (DID) sebesar Rp11,9 miliar dalam upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk perbaikan pasar tradisional seperti Pasar Citeko, Pasar Leuwipanjang, dan Pasar Wanayasa.

Pasar dipilih karena merupakan penopang perekonomian masyarakat Purwakarta.

"Tidak lupa juga kita akan mendorong pelaku usaha UMKM di Purwakarta dengan memberikan stimulus, dan memberikan bantuan baik itu berupa sarana dan prasarana," kata dia, Selasa (22/9/2020).

Selain itu, anggaran tersebut akan digunakan pada sektor kesehatan. Dinas Kesehatan sudah mengalokasikan anggaran untuk membangun tiga unit Saung Ambu.

"Tiga Saung Ambu nantinya akan dibangun di Kecamatan Maniis yaitu di Desa Cirama Hilir, di Desa Wanawali Kecamatan Cibatu, kemudian Desa Cihanjawar Kecamatan Bojong yang dilengkapi dengan adanya dokter, perawat dan bidan yang berjaga disana selama 24 jam. Pada intinya penghargaan WTP ini harus berdampak terhadap pembangunan di Purwakarta," kata Anne.

Ia menjelaskan, salah satu indikator Pemkab Purwakarta menerima anggaran tambahan DID dari pemerintah pusat setelah meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tata kelola keuangan sebanyak lima kali secara berturut-turut dari BPK-RI Provinsi Jawa Barat.

Piagam penghargaan WTP diberikan ketika mengikuti rapat kerja nasional (Rakernas) Keuangan yang diselenggarakan Menteri Keuangan secara Virtual pagi tadi.

"Anggaran ini akan kita gunakan dengan maksimalkan," ujar Anne.

Anne mengikuti Rakernas di Bale Pasebahan lingkungan Pemkab Purwakarta didampingi Kepala Badan Keuangan dan Anggaran Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta Norman Nugraha, Asisten Daerah 1, dan Kepala Inspektorat setempat.

"Terkait pengelolaan keuangan daerah diharapkan bisa lebih baik lagi," kata Kepala BKAD Purwakarta Norman Nugraha menambahkan.

Ia menjelaskan, DID merupakan dana dari pemerintah pusat diberikan kepada pemerintah daerah yang memiliki keunggulan dalam pengelolaan keuangan, salah satunya dengan raihan opini WTP.

"Alhamdulillah dengan raihan lima kali WTP secara berturut-turut, mudah-mudahan tahun depan kita mendapatkan DID kembali dari pemerintah pusat," ujar Norman.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar