Yamaha

Potensi Ekonomi, Tanaman Hias Laris di Masa Pandemi

  Selasa, 29 September 2020   Tri Junari
ilustrasi tanaman hias. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG BARAT, AYOPURWAKARTA.COM -- Pembatasan aktivitas selama pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) membuat warga gemar memelihara tanaman hias. Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi petani dan pedagang bunga hias di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Gunawan Kartiwa (45) salah seorang pedagang Cihideung mengatakan, bunga hias menjadi incaran seiring banyaknya warga yang lebih banyak diam di rumah selama pandemi. Jualannya laris manis hingga tanaman hias belum siap panen pun laku dijual.

"Sekarang tanaman hias banyak diminati masyarakat, mungkin alasannya orang pada diam di rumah dari pada bengongĀ  jadi di alihkan mengurus bunga,"ungkapnya kepada Ayobandung.com, Selasa (29/9/2020).

Menurutnya, sebulan terakhir penjualan tanaman hias semacam bunga mawar, gelombang cinta, lidah mertua, janda bolong dan aglonema meningkat signifikan. Jika sebulan biasanya terjual sekitar 500 pot, sebulan terakhir naik 100%.

"Tanaman hias apapun saat ini sedang bagus, harga di kisaran Rp20-50 ribu per pot,"sebutnya.

Disamping itu, Gunawan yang telah puluhan tahun menjadi petani dan pedagang tanaman hias mengaku jika peluang bisnis bunga hias tergolong menjanjikan. Pemerintah seharusnya terus membuka sentra bunga hias baru untuk memenuhi permintaan pasar.

"Memang beberapa bunga hias untuk hajatan menurun, tetapi tanaman hias untuk kebun halaman rumah justru naik. Kitanya saja yang harus peka pada perkembangan minat konsumen,"tandasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar