Yamaha

Target Realisasi PAD Karawang Capai 91 Persen

  Kamis, 15 Oktober 2020   Dede Nurhasanudin
Ilustrasi Uang (Pixabay)

KARAWANG, AYOPURWAKARTA.COM -- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Hadis Herdiana mengakui pendapatan asli daerah (PAD) mengalami beberapa kali penurunan target, mulai dari 18% hingga 26% sejak merebaknya wabah virus corona pada awal 2020.

"Jadi 18% itu saat anggaran murni hingga ke refocusing anggaran. Setelah refocusing anggaran ke anggaran perubahan, penurunan target dinaikan menjadi 26%," ujar dia, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, penurunan target terjadi karena berpikir realistis di masa pandemi banyak sektor terdampak yang berpengaruh pada PAD.

Bahkan penurunan target 26% itu tidak hanya Kabupaten Karawang saja, melainkan hampir seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Barat mengalami hal serupa penurunannya 20 hingga 30%.

“Setelah adaptasi kebiasaan baru (AKB), geliat perekonomian kembali dimulai. Tetapi pada September lalu, kondisi Covid-19 kembali ramai, bahkan di beberapa daerah yang masuk ke zona merah menerapkan PSBB Tahap II," kata Haris.

Ia menyebut, target PAD sebesar Rp930 miliar turun menjadi Rp762,662 miliar, sementara realisasinya Rp698,672 miliar atau 91,53%.

Meski begitu, realisai tersebut masih dianggap baik di tengah banyaknya sektor ekonomi masyarakat yang masih terdampak pandemi Covid-19.

"Saat ini dampak yang masih berpengaruh hanya dari sektor pariwisata, seperti hotel dan rumah makan atau restoran, yang berkontribusi besar terhadap PAD di Kabupaten Karawang," ucap dia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar