Yamaha

Ingin Cuan Beternak Ikan Cupang? Beginilah Kiatnya

  Senin, 19 Oktober 2020   Redaksi AyoBandung.Com
(Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

PURWAKARTA, PURWAKARTA.COM -- Di masa pandemi Covid-19 ini, tidak ada salahnya kita mencoba memulai bisnis sampingan yang menguntungkan. Salah satu contohnya adalah bisnis beternak ikan cupang. Ikan cupang termasuk salah satu jenis ikan hias maupun ikan aduan yang sudah populer sejak lama. Beberapa keistimewaan yang dimilikinya membuat ikan yang satu ini banyak diminati oleh para penggemar akuatik. 

Keistimewaan ikan cupang yang paling terlihat jelas adalah bentuk dan warnanya yang menawan. Selain itu, ternyata ada keistimewaan lain dari ikan cupang yang belum banyak diketahui masyarakat pada umumnya. Para penggemar ikan cupang membagi ikan ini ke dalam tiga golongan, yaitu Ikan Cupang hias, Ikan Cupang aduan, dan Ikan Cupang liar. Sementara itu, ikan cupang hias dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu Halfmoon, Crowntail, Double Tail, Plakat Halfmoon, dan Giant.

Nah, untuk memulai bisnis beternak ikan cupang ada sejumlah hal yang mesti kamu perhatikan. 

1. Pilih Indukan Ikan Cupang

Ikan cupang memiliki beragam jenis, sebelum melakukan pembiakan kamu harus tahu bahwa indukan jantan dan betina sudah masuk kedalam fase matang atau siap untuk dikawinkan. Indukan ikan cupang jantan bisa mulai di budidayakan pada usia 4-8 bulan, sedangkan betina 3-4 bulan.

2. Siapkan tempat pemijahan dengan air yang bersih

Gunakan air sungai yang jernih untuk pemijahan antara ikan cupang jantan dan ikan cupang betina. Biarkan air dalam tempat tersebut selama satu malam sebelum memindahkan ikan. 

3. Tanaman air untuk tempat berlindung anak ikan

Masukkan tanaman air kedalam tempat pemijahan untuk para anak ikan berlindung.

4. Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin

Masukkan ikan cupang jantan untuk membuat gelembung-gelembung udara yang akan digunakan untuk menyimpan para telur yang sudah dibuahi. Proses tersebut membutuhkan waktu selama satu hari.

5. Masukkan indukan betina

Jika gelembung udara sudah siap, masukkan indukan betina. Pemijahan ikan cupang biasanya terjadi mulai pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif jadi biarkan ikan cupang ditempat yang tenang agar tidak terganggu.

6. Angkat indukan betina dari tempat pemijahan

Ikan cupang jantan yang akan berperan menjaga para telurnya, telur tersebut akan dipindahkan kedalam gelembung oleh ikan cupang jantan. Jika tidak dipindakan, ikan cupang betina akan memakan para telur.

7. Telur menetas dan berikan kutu air (moina atau daphnia)

Setelah 3 hari para telur akan menetas, mereka tidak perlu diberi makan. Berilah kutu air dengan jumlah yang sedikit agar tidak terlalu banyak dan membuat kotor air dalam wadah.

8. Ambil ikan cupang jantan

Angkat ikan cupang jantan setelah 2 minggu sejak telur menetas. Pindahkan anak ikan tersebut ketempat yang lebih luas dan berikan kutu air atau larva nyamuk.

9. Pilah ikan berdasarkan jenis kelaminnya

Setelah 1,5 bulan pisahkan ikan-ikan tersebut sesuai dengan jenis kelaminnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar