Yamaha

Mengenal Jenis Busi pada Sepeda Motor

  Selasa, 27 Oktober 2020   Redaksi AyoBandung.Com
Pengecekan busi.

BANDUNG, AYOPURWAKARTA.COM -- Busi menghasilkan pijaran api diantara elektrodanya (dari pusat elektroda ke ground), untuk membakar campuran udara – bahan bakar, saat menerima tegangan tinggi. Jika elektroda busi sudah aus atau habis maka tarikan motor menjadi berat dan tidak responsif.

Peran busi sangat penting dalam sistem pengapian mesin. Gejala tanda-tanda busi tidak bekerja dengan baik akan mempengaruhi performa mesin. Beberapa kemungkinan seperti contoh tarikan gas menjadi terasa berat, langsam mesin tidak stabil dan saat akselerasi sepeda motor tersendat-sendat.

Pada umumnya penggantian berkala busi setiap 6000 km, periksa, bersihkan, dan ganti jika perlu. Perawatan berkala harus disesuaikan dengan buku service manual untuk setiap modelnya.

Tidak disarankan mengganti busi diluar spesifikasi, karena tidak menjamin kinerja dari busi tersebut. Karena itu, busi juga memiliki beragam fitur yang disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan masing-masing kendaraan.

Jadi, anggapan bahwa semua busi itu sama ternyata tidak tepat. Selalu gunakan Busi dari Yamaha Genuine Parts asli lebih baik.

Untuk mengenal lebih lanjut mengenai Busi, berikut penjelasan jenis - jenis busi yang pada umumnya dipakai :

1. Busi Standard

Busi ini terbuat dari special nickel alloy pada bagian tengah dan elektroda groundnya. Karena hal ini, busi ini menghasilkan daya, menahan panas dan ketahanan yang tinggi. Elektroda tengahnya terbuat dari tembaga agar perpindahan panasnya yang lebih baik.

2. Busi Platinum

Busi ini menggunakan bahan platinum untuk elektroda tengah dan ground. Platinum dapat menahan keausan elektroda, meningkatkan durabilitas. Diameter Elektroda tengah lebih kecil dari yang tipe standar, artinya dapat meningkatkan percikan api.

3. Busi Iridium

Busi ini menggunakan bahan iridium alloy pada bagian tengah elektrodanya. Iridium alloy mempunyai titik leleh yang tinggi dan kekuatan yang baik, sehingga bagian tengah elektrodanya dapat lebih kecil dari busi platinum, menghasilkan lebih baik percikan api dan daya tahan masa pakainya.

4. Busi Multi-elektroda (2 electrodes).

Tujuan dari banyak/multiple ground elektroda adalah meratakan keausan elektroda dan menjaga daya tahan. Tambahan, busi multi-electrode juga efektif dalam meningkatkan kemampuan percikan (menurunkan tegangan listrik yang dibutuhkan).

Apabila busi sepeda motor Anda dalam kondisi baik maka disaat sepeda motor berjalan dalam berbagai kecepatan akan terasa nyaman, aman dalam berkendara.

Jangan lupa ya merawat busi sepeda motor anda, lakukan selalu secara rutin service berkala sepeda motor anda di YSS (Yamaha Service Shop) / Bengkel Resmi Yamaha.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar