Yamaha

Pemkab Karawang Bakal Mekarkan Puluhan Desa

  Senin, 09 November 2020   Republika.co.id
ilustrasi aktivitas masyarakat. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

KARAWANG, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemerintah Kabupaten Karawang berencana memekarkan sejumlah desa dalam rangka memaksimalkan program pembangunan. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Karawang Agus Mulyana, untuk tahap sebanyak 40 desa yang akan diusulkan untuk dimekarkan.

Desa-desa ini yakni yang berada di wilayah perkotaan dengan penduduk padat. Setelah dilakukan inventarisir saat ini ada sembilan Kecamatan yang akan dilakukan pemekaran desa."Untuk melakukan pemekaran nanti kita juga akan meminta persetujuan dan masukan dari lembaga desa setempat sebelum diputuskan untuk dimekarkan," kata Agus, Minggu (8/11/2020).

Ia menyebutkan rencana pemekaran ini masih dikaji lebih lanjut. Inventarisir awal, desa-desa tersebut berada di wilayah perkotaan seperti Karawang Timur, Cikampek atau Rengsdengklok.

Menurutnya, persyaratan utama untuk dilakukan pemekaran yaitu posisi desa yang berada diwilayah perkotaan, jumlah penduduk yang padat dan juga potensi desa tersebut. Dari persyaratan tersebut terdapat 40 desa yang layak untuk dilakukan pemekaran.

"Sudah ada tim yang sedang melakukan inventarisir sekaligus melakukan kajian kelayakan desa yang akan kita mekarkan. Nantinya hasil dari kajian itu akan kita laporkan ke Pemprov Jabar untuk disetujui dilakukan pemekaran," tuturnya.

Ia mengatakan, pemekaran desa di wilayah perkotaan perlu dilakukan mengingat perkembangan desa di wilayah perkotaan semakin padat. Namun yang lebih penting lagi yaitu memudahkan pemerintah didalam membangun diwilayah pedesaan jika dilakukan pemekaran.

"Seringkali program bantuan dari pemerintah pusat atau provinsi berdasarkan jumlah desa, bukan jumlah penduduknya. Padahal satu desa ada yang penduduknya padat dan ada yang sedikit. Tapi bantuan yang datang tetap berdasarkan jumlah desa," ujarnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar