Yamaha

Ini Curhatan Nakes Usai Disuntik Vaksin Covid-19

  Jumat, 15 Januari 2021   Nur Khansa Ranawati
Seorang tenaga kesehatan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (14/1/2021). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOPURWAKARTA.COM -- Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 di Jawa Barat telah dimulai pada Kamis (14/1/2021). Para pejabat daerah, tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan menjadi kelompok penerima pertama penyuntikan vaksin Sinovac tersebut.

Salah satu lokasi penyuntikan vaksin Covid-19 adalah di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung. Di hari tersebut, setidaknya ada 55 tenaga kesehatan RSHS yang terdaftar sebagai penerima vaksin.

Salah satunya adalah Ryan Muhammad (25) pegawai instalasi Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) RSHS. Dia berhasil disuntik vaksin Covid-19 setelah sebelumnya diminta untuk menunggu karena tidak lolos skrining kesehatan.

"Saya dites dua kali karena tensi-nya tinggi terus. Kemudian ditensi lagi, sudah enggak tinggi. Setelah itu langsung divaksin masuk ke klinik vaksin," ungkap Ryan dilaporkan Ayobandung.com di Gedung Anggrek RSHS, Kamis (14/1/2021).

Dia mengatakan, proses penyuntikaN vaksinnya sendiri berlangsung cepat, tidak lebih dari 30 detik. Setelah itu, dia diminta untuk menunggu selama 30 menit untuk memantau kemungkinan adanya reaksi.

"Sudah lewat 10 menit tidak terasa apa-apa, hanya ada pegal sedikit tapi setelahnya tidak terasa apa-apa," ungkapnya.

Hal serupa dialami analis RSHS, Resha (34). Dia menyebut sempat merasa sedikit pegal pada lengan yang disuntikan vaksin sesaat setelah vaksin diterima. Namun, 10 menit berselang, rasa pegal tersebut telah hilang.

"Terasa sedikit kebas dan pegal di tangan yang disuntikkan tapi tidak berarti lah, hampir tidak terasa," ungkapnya.

Dia menyebut suntik vaksin Covid-19 tidak terasa sakit. Dia membandingkannya dengan suntik vaksin hepatitis yang menurutnya lebih menimbulkan rasa nyeri.

"Justru (vaksin penyakit lain) lebih terasa, kalau seperti (suntik vaksin) hepatitis kan lebih terasa sekali ya, agak 'pedes' gitu. Kalau ini mah enggak," jelasnya.

Dia menyebut ukuran jarum suntik yang diberikan berukuran 23. Adapun ukuran tersebut tidak jauh berbeda dengan ukuran jarum penyuntikan vaksin lainnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar